detikNews
Sabtu 15 Juni 2019, 20:07 WIB

Busana Ramah Lingkungan Meriahkan Gelaran Festival Bambu Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Busana Ramah Lingkungan Meriahkan Gelaran Festival Bambu Banyuwangi Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi Kembali menggelar Festival Bambu. Festival kali ketiga untuk desa yang merupakan penghasil kerajinan bambu ini kembali menggelar fashion show kostum berbahan dasar bambu.

Untuk tahun ini, festival busana berbahan dasar bambu ini digelar di atas hamparan sawah. Selanjutnya, 50 model dengan kostum dari bambu juga berlenggak-lenggok di sepanjang jalan desa. Mereka menampilkan rancangan kostum ala bambu dengan berbagai macam model.

Festival Bambu Gintangan kali ini mengangkat tema kepahlawanan Agung Wilis, yang memimpin Kerajaan Blambangan pada 1767 hingga 1768.

"Yang ditonjolkan kostum berbahan bambu. Sesuai dengan tema Agung Wilis, perjuangan Agung Wilis," ujar Kepala Desa Gintangan Rusdianah kepada detikcom, Sabtu sore, (15/6/2019).


Rusdianah menambahkan dari seluruh warga Desa Gintangan, 50 persennya merupakan perajin bambu. Saat ini kerajinan bambu dari Gintangan sudah menembus pasar domestik, nasional, dan mancanegara.

"Dulu semacam produksi tradisional, kukusan, irig, sekarang sudah Inovasi bikin lampu, perabotan. Dan sudah menembus pasar Jakarta, Bali dan luar negeri Australia, Jepang, Korea, India," katanya.

Rusdianah berharap adanya bambu festival bisa menguatkan pasar kerajinan dan menambah animo masyarakat menjadi pelaku perajin.

"Pembuatan kostum itu tidak perlu waktu lama, sekitar seminggu sudah jadi karena tangan tangan mereka sudah ahli," katanya.

Sebelumnya, acara dimulai dengan aneka seni hiburan tari lokal mulai dari Gandrung hingga Barong di pentas yang berlatar hamparan sawah. Satu persatu model mengenakan kostum bambu kemudian muncul diiringi musik lokal Banyuwangi.

Busana Bambu Meriahkan Gelaran Festival Bambu BanyuwangiFoto: Ardian Fanani


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata MY Bramuda menjelaskan sebagai desa penghasil kerajinan bambu pihaknya ingin mengangkat potensinya tidak hanya di pasar domestik, namun juga internasional.

"Gintangan merupakan desa yang memiliki produk anyaman bambu. Kami pilih fashion show dalam bentuk bambu agar lebih dikenal dunia internasional," kata Bramuda saat membuka pagelaran event yang masuk dalam kalender Festival 2019.

Pemkab Banyuwangi sendiri, kata Bramuda, akan mendukung penguatan pasar pengrajin di Gintangan melalui penggunaan kerajinan bambu.

"Dukungan kami dari yang sebelumnya pakai berbahan plastik akan dirubah menggunakan berbahan bambu seperti tas atau alat tulis (ATK)," katanya.



Simak Juga 'Tradisi Kebo-keboan Syawal dan Perang Air di Banyuwangi':

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed