DetikNews
Rabu 12 Juni 2019, 19:33 WIB

Sebelum Viral Rumah Dihancurkan, Pasutri Pemiliknya 5 bulan Pisah Ranjang

Muhammad Aminudin - detikNews
Sebelum Viral Rumah Dihancurkan, Pasutri Pemiliknya 5 bulan Pisah Ranjang Proses penghancuran rumah dengan alat berat/Foto: Tangkapan Layar
Malang - Polisi masih mendalami perihal penghancuran rumah di Malang yang videonya viral di media sosial. Menurut pihak kepolisian, sepasang suami istri yang menempati rumah tersebut sudah pisah ranjang sejak 5 bulan lalu.

"Antara Lindawati (25) dengan suaminya Budiono (31) sudah pisah selama 5 bulan. Rumah itu dibangun di atas tanah mertua atau orang tua dari suami Lindawati. Mereka bersepakat untuk merobohkan dengan sebuah alasan tentunya," ujar Kapolsek Donomulyo AKP Gianto saat dihubungi detikcom, Rabu (12/6/2019).

Gianto mengaku tidak mengetahui katar belakang yang menyebabkan mereka pisah ranjang. "Mungkin sudah tidak cocok atau ada persoalan keluarga lain, kami tidak mengetahui detilnya. Yang jelas dari keterangan yang kami dapatkan sudah pisah 5 bulan," terang Gianto.


Dalam kesepakatan yang dibuat antara Lindawati bersama suaminya, perabot rumah akan dijual dan hasilnya diberikan kepada anak semata wayang mereka yang masih kanak-kanak.

"Keduanya juga bersepakat, perabotan dijual dan hasilnya akan diberikan kepada anak mereka. Kalau tanah milik mertua Lindawati," sebut Gianto.

Upaya damai dengan menghadirkan keduanya ke balai desa setempat pada Kamis (6/6), lanjut Gianto, tak berjalan mulus. Keduanya tetap bersepakat untuk merobohkan bangunan rumah yang pernah ditempati berdua karena didirikan di tanah orang tua Budiono

"Ketika masalahnya dibawa ke desa untuk dicarikan penyelesaian damai, keduanya tetap bersepakat untuk merobohkan bangunan rumah itu," sambung Gianto.


Dikatakan juga, bahwa tidak ada korban selama bangunan rumah itu dirobohkan. Semua penghuni atau orang yang menempati telah meninggalkan rumah sebelum alat berat datang.

"Tidak ada korban, karena keduanya (pasutri) sudah sepakat untuk merobohkan bangunan rumah itu," pungkas Gianto.

Sebelumnya Gianto membenarkan, video penghancuran rumah yang viral di media sosial terjadi di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Tepatnya di Desa Karangrejo pada Senin (10/6).


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed