Tol dan Jalur Arteri Jombang Padat, Antrean Kendaraan Hingga 2 Kilometer

Tol dan Jalur Arteri Jombang Padat, Antrean Kendaraan Hingga 2 Kilometer

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 06 Jun 2019 14:49 WIB
Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Memasuki hari ke-2 lebaran Idul Fitri, kepadatan arus lalu lintas terjadi di sejumlah titik di Jombang. Antrean kendaraan hingga 2 kilometer terjadi akibat meningkatnya volume kendaraan masyarakat yang bersilaturrahmi.

Kasatlantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, kepadatan terjadi di simpang Jombang-Nganjuk-Kediri (Bangjuri) atau Mengkreng. Menurut dia, antrean kendaraan dari arah Surabaya menuju ke Nganjuk dan Kediri mengular sampai exit tol Bandar, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

"Ekornya sampai exit tol Bandar, sekitar dua kilometer," kata Inggal saat dihubungi detikcom, Kamis (6/6/2019).

Sementara dari arah Kediri dan Nganjuk, lanjut Inggal, terjadi antrean, tapi tak sampai mengular. Menurut dua, kepadatan kendaraan di jalur arteri Surabaya-Madiun ini bukan akibat arus balik.

"Kebanyakan kendaraan masyarakat lokal, seperti Surabaya, Jombang, Mojokerto, Malang dan sekitarnya yang mau berlebaran ke rumah saudara mereka," terangnya.

Untuk mengurai kemacetan di titik ini, kata Inggal, pihaknya bekerjasama dengan pengelola Astra Tol Jombang-Mojokerto dan Satuan PJR Polda Jatim untuk mengalihkan arus. Kendaraan yang akan keluar ke jalan nasional melalui exit tol Bandar, dialihkan ke Nganjuk. Upaya ini untuk mengurangi volume kendaraan di simpang Mengkreng.

Tol dan Jalur Arteri Jombang Padat, Antrean Kendaraan Hingga 2 KilometerFoto: Enggran Eko Budianto

"Kendaraan di tol dari arah Surabaya kami arahkan keluar di Nganjuk Kota. Yang mau ke Kediri bisa melalui Sukomoro," ujarnya.

Kepadatan siang ini juga terjadi di Jembatan Ploso. Di titik ini, selain volume kendaraan meningkat, juga menjadi pertemuan arus lalu lintas dari arah Surabaya yang melalui jalur alternatif Gedeg-Ploso, dari arah Jombang kota, serta dari arah Lamongan dan sekitarnya. Menurut Inggal, antrean kendaraan dari ketiga arah mencapai 1-2 kilometer.

"Kami lakukan pengalihan arus agar tak terjadi penumpukan di akses masuk Jembatan Ploso. Seperti dari arah Jombang kami arahkan ke kiri melalui RSUD Ploso," jelasnya.

Sementara Kepala Departemen Operasi I Astra Tol Jomo Tomy Rabyansah menuturkan, antrean kendaraan di gerbang tol (GT) Bandar, Jombang terjadi sejak pukul 10.00 WIB. Traffic kendaraan yang keluar di GT Bandar mencapai 800 unit per jam.

Sampai siang ini, kata dia, antrean kendaraan dari arah Surabaya di GT Bandar mencapai 1 kilometer. "Akibat dari kepadatan di simpang Mengkreng, kendaraan yang mau keluar tol tersendat. Kalau dari arah Kertosono ramai lancar," ungkapnya.

Untuk mengurai kepadatan, baik di GT Bandar maupun simpang Mengkreng, tambah Tomy, pihaknya menutup exit tol Bandar sejak pukul 13.00 WIB. Dengan begitu, kendaraan dari tol tak ada yang keluar ke jalur arteri Bandar Kedungmulyo dan simpang Mengkreng.

"Kendaraan dari arah Surabaya yang akan keluar di GT Bandar kami arahkan keluar di Nganjuk. Di sana sudah ada petugas yang mengarahkan," tandasnya.


Simak Juga "Musim Mudik, Jaringan di Tol Jawa dan Sumatra Diupayakan Lancar":

[Gambas:Video 20detik]

(bdh/bdh)
Berita Terkait