detikNews
Senin 27 Mei 2019, 16:33 WIB

Satlantas Polres Malang Pantau Kesiapan Mudik di Tol Pandaan-Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Satlantas Polres Malang Pantau Kesiapan Mudik di Tol Pandaan-Malang Polisi pantau kesiapan mudik Tol Malang-Pandaan/Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Satlantas Polres Malang menggelar pengecekan kesiapan arus mudik di Tol Pandaan-Malang. Beberapa hal menjadi titik perhatian. Di antaranya pemasangan sign board (Penunjuk arah) untuk meminimalisir kecelakaan.

Kasatlantas Polres Malang AKP William Thamrin Simatupang mengatakan, pengecekan untuk memastikan kesiapan ruas tol menjelang arus mudik tahun ini.

Dari tinjauan langsung di lapangan, lanjut William, perlu ditambah pemasangan sign board (penunjuk arah) untuk membantu penunjuk arah keluar tol.

"Semuanya sudah siap untuk dilalui saat arus mudik dan balik Lebaran nanti. Hanya saja perlu ditambah sign board (penunjuk arah), agar bisa membantu pengguna mengetahui arah exit tol," ungkap William kepada wartawan usai pengecekan ruas tol Malang-Pandaan, Senin (27/5/2019).


Dia mengungkapkan, penambahan sign board juga untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan. Tercatat sudah terjadi empat kali kecelakaan di ruas tol Malang-Pandaan pasca diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Rencananya, gerbang exit tol di seksi 4 (Pakis) akan dibuka untuk mengurangi kepadatan di exit tol Singosari atau Karanglo saat arus mudik nanti.

"Exit Tol Pakis dioperasikan secara fungsional, untuk mengurangi kepadatan di gerbang Singosari yang berimbas di Karanglo. Pada titik itu (Pakis) juga diperlukan mobile reader untuk membantu di proses penggunaan e-tol," tegas William.

Rekayasa lalu lintas, jelas dia, telah disiapkan untuk mengurai kepadatan di simpang empat Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang.


"Rekayasa lalu lintas akan di gunakan saat Operasi Ketupat Semeru 2019 nanti, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di simpang empat Karanglo," tandas William.

Selama pengecekan arus mudik di tol Malang-Pandaan juga melibatkan Jasa Marga, Jasa Raharja, beserta dinas terkait di wilayah Kabupaten Malang.

PT Jasa Marga Pandaan-Malang menghimbau masyarakat agar tetap berhati-hati ketika melintas di ruas tol Pandaan-Malang. Batas kecepatan diharapkan hanya sampai 80 km/jam.

"Pengguna tol agar tetap berhati dengan kecepatan maksimal 80 KM/Jam. Untuk gerbang Pakis atau seksi IV, akan beroperasi secara fungsional hanya untuk arah Surabaya-Malang," ujar Humas PT Jasa Marga Pandaan-Malang Agus Tri Antyo terpisah.



Simak Juga 'Menhub Minta Semua Wilayah Cek Kelaikan Bus':

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed