DetikNews
Senin 27 Mei 2019, 13:52 WIB

Polisi Ralat Jumlah Polwan yang Ditangkap Karena Terpapar Paham Radikal

Hilda Meilisa - detikNews
Polisi Ralat Jumlah Polwan yang Ditangkap Karena Terpapar Paham Radikal Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Jumlah polwan yang diamankan di Bandara Juanda Surabaya diduga terpapar paham radikal ternyata bukan dua orang. Pernyataan ini diralat Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.

Barung mengatakan sebelumnya ada dua orang yang diamankan. Namun, ternyata hanya satu orang polwan, namun menggunakan dua identitas yang berbeda.

"Bukan dua orang, tapi cuma satu orang dengan dua nama," kata Barung saat meralat di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (27/5/2019).


Selain itu, Barung menambahkan polwan Maluku Utara ini memang menggunakan nama alias. Dan memiliki dua nama yang berbeda.

"Ternyata nama yang satu ini nama alias, yang sebenarnya hanya satu aja," lanjutnya.

Polda Jatim bekerja sama dengan Polda Maluku Utara untuk mengamankan seorang anggotanya yang diduga terpapar paham radikalisme. Polwan yang diamankan di Bandara Juanda Surabaya itu bernama Nesti Ode Samili.


Saat ditanya apa tujuan Nesti ke Surabaya, Barung enggan menyebut. Pasalnya, kasus ini merupakan wewenang Polda Maluku Utara, Sementara pihaknya hanya meminjamkan fasilitas ruangan dan membantu penangkapan saja.

"Kita hanya diminta untuk mengamankan saja anggota yang berangkat ke Jatim. Yang bersangkutan apa nanti benar terpapar ya ditanyakan di sana," pungkasnya.
(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed