detikNews
Minggu 26 Mei 2019, 03:29 WIB

Harga Sapi Potong Mulai Merangkak Naik Mendekati Lebaran

Ghazali Dasuqi - detikNews
Harga Sapi Potong Mulai Merangkak Naik Mendekati Lebaran Suasana pasar sapi di Situbondo (Foto: Ghazali Dasuqi)
Situbondo - Menjelang lebaran, kondisi pasar hewan di Situbondo justru dinilai tak begitu bergairah. Di antaranya karena terjadinya penurunan jumlah pembeli.

Tak heran jika beberapa pekan ke depan harga sapi non potong pun terancam mengalami penurunan. Baik untuk kategori induk produktif maupun anak sapi (pedet). Hanya pembeli sapi potong saja yang meningkat, hingga harganya pun ikutan melonjak.

"Menjelang lebaran begini, hanya sapi layak potong saja yang harganya cenderung naik. Sekarang saja sudah ada kenaikan, meski belum seberapa. Kenaikan harga sampai kisaran Rp 1 juta," kata Saiful Bahri, salah satu pedagang sapi saat ditemui detikcom di pasar hewan Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan, Sabtu (25/5/2019).


Kenaikan harga sapi potong itu bisa dipastikan karena adanya peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap daging jelang lebaran mendatang. Bahkan saat ini sebagian warga mulai berbelanja sapi potong ke pasar hewan.

Kian mendekati lebaran harga sapi potong biasanya kian menanjak. Karena itu, tidak sedikit warga yang memilih memeliharanya dulu beberapa hari sebelum dipotong saat lebaran nanti.

"Itu saya baru beli sapi potong untuk persiapan lebaran. Harganya lumayan, dapat Rp 18 juta. Kalau sudah mendekati lebaran biasanya gak boleh harga segitu," tutur Imam, pembeli asal Desa Paowan Kecamatan Panarukan.

Berbeda halnya dengan sapi potong, kondisi pasaran sapi peliharaan (non potong) justru di pasaran hewan Situbondo tak begitu bergairah. Jelang lebaran, pembeli sapi non potong ini malah cenderung merosot. Baik untuk kategori indukan produktif maupun kategori anakan atau pedet.


"Hampir lebaran begini, kebutuhan warga biasanya meningkat. Baik buat beli baju, belanja kue, dan lainnya. Makanya jarang yang mau beli sapi," tandas Saiful Bahri, pedagang asal Situbondo ini.

Tak bergairahnya pembeli sapi non potong itu, hingga kini memang belum berdampak pada harga sapi kategori non potong tersebut. Tetapi bukan hal mustahil, kondisi itu lambat laun juga akan membuat harga sapi non potong jadi merosot. Kondisi demikian diperkirakan berlangsung hingga usai lebaran nanti.

"Setelah semua kebutuhan lebaran selesai, baru biasanya warga mencari sapi lagi untuk dipelihara. Itu nanti biasanya beberapa minggu setelah lebaran. Saat itu harga sapi indukan atau anakan akan normal lagi," timpal Syamsul, pedagang lainnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com