DetikNews
Jumat 24 Mei 2019, 13:53 WIB

Maknyuss Berbuka Puasa dengan Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur

Enggran Eko Budianto - detikNews
Maknyuss Berbuka Puasa dengan Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur Warung Abang yang akrab disebut Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - 'Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur', tulisan pada banner ini menyambut para tamu yang hendak berbuka puasa di salah satu warung di Jombang. Menu lodeh kikil di warung ini memang menjadi kuliner favorit Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Warung Abang, begitulah nama tempat makan di Jalan KH Hasyim Asy'ari, Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang tersebut. Menjelang waktu berbuka puasa, warung ini sudah ramai pembeli.

Seperti namanya, sebagian besar dinding warung bergaya lesehan ini dicat dengan warna merah (abang, Bahasa Jawa). Pada salah satu dindingnya, terdapat deretan foto orang-orang ternama di negeri ini. Mulai dari Gus Dur, putri Gus Dur Yeni Wahid, musisi Ahmad Dhani, Charlie van Houten hingga budayawan Emha Anun Najib pernah makan di tempat ini.

Pemilik Warung Abang Siti Munazilah mengatakan, tempat makan yang kini dia kelola berdiri sejak puluhan tahun silam. Saat itu warung nasi kikil ini dirintis oleh mendiang neneknya. Sejak tahun 1995, warung dikelola oleh ibunya, Siti Qoirumlah. Munazilah dan 3 saudara kandungnya menjadi generasi ke tiga yang meneruskan bisnis kuliner ini.

"Ini sudah generasi ke tiga, pertama dulu nenek saya, tidak tahu tepatnya tahun berapa. Dipegang ibu mulai tahun 1995," kata Munazilah kepada wartawan, Jumat (24/5/2019).

Munazila menuturkan, julukan Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur disematkan kepada warungnya oleh Pesantren Tebuireng, Jombang. Pasalnya, Warung Abang menjadi tempat makan favorit Gus Dur ketika berkunjung ke Kota Santri. Menurut dia, setiap makan di warung ini, Presiden Keempat RI itu selalu menyantap sayur lodeh campur kikil dan gorengan lidah sapi tanpa nasi.

"Karena dulunya Gus Dur sering makan di sini. Mulai sebelum jadi Presiden sampai mau wafat. Pesantren Tebuireng yang punya inisiatif supaya dikasih tulisan itu," terangnya.


Foto: Enggran Eko Budianto


Nasi kikil sapi di warung ini memang tergolong spesial. Kikil yang dimasak dalam waktu lama membuatnya empuk sehingga mudah dimakan. Empuknya kikil dipadukan sayur lodeh yang kaya rempah-rempah, membuat rasanya semakin gurih. Nasi kikil ini disajikan dengan piring dilapisi daun pisang sebagai penyempurna rasa dan aromanya.

Selama Ramadhan, warung nasi kikil kesukaan Gus Dur ini buka mulai pukul 17.00 WIB sampai malam. Kendati cita rasanya spesial, harga setiap porsi nasi kikil di tempat ini masih tergolong ramah di kantong.

"Seporsi Rp 15 ribu, termasuk nasi lauk dan sayur," ujar Munazilah.

Soal rasa, nasi kikil Warung Abang ini sudah tak diragukan lagi. Sebagian besar pengunjung akan dibuat ketagihan oleh nikmatnya kuliner yang satu ini. Seperti yang dirasakan Trisula Hadi, pengunjung asal Jombang.

"Saya sudah sering ke sini bersama keluarga. Kebetulan saya sekeluarga suka makan lodeh. Dipadukan dengan kikil sangat gurih sekali," ungkapnya.

Selain cita rasanya yang nikmat, Trisula mengaku suka dengan nasi kikil kesukaan Gus Dur karena harganya yang terjangkau. Selain itu, Warung Abang didesain terbuka sehingga lebih sejuk.

"Desain warung terbuka seperti ini membuat nyaman kalau setelah makan berkeringat," tandasnya.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed