DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 11:35 WIB

Polisi Temukan 2 Video Porno Beredar di Blitar, Siapa Pelakunya?

Erliana Riady - detikNews
Polisi Temukan 2 Video Porno Beredar di Blitar, Siapa Pelakunya? Foto: Tangkapan layar FB
Blitar - Patroli Tim Cyber Crime Polresta Blitar menemukan video bermuatan pornografi di media sosial. Pemeran utama dalam video tersebut sama dengan pemuda yang sudah menjadi tersangka untuk kasus serupa di wilayah hukum Polres Blitar.

Patroli Tim Cyber Crime berawal dari postingan akun Jony Keny Putra di media sosial komunitas warga lokal. Postingan itu berupa screenshot sebuah adegan hubungan intim yang dilakukan seorang pria dan wanita.

Tim Cyber kemudian melakukan penelusuran. Hasilnya, mereka menemukan dua link video porno lain yang disebarkan secara langsung (online) melalui jejaring sosial Gogo Live.


"Kami temukan dua link lagi kontennya sama. Masing-masing berdurasi 13,06 menit dan sekitar 15 menit. Namun lokasi pembuatan video dilakukan di wilayah hukum Polresta Blitar," kata Kasat Reskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono pada detikcom, Kamis (23/5/2019).

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Heri, ternyata pelaku pria sama dengan yang sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Blitar. Pelaku adalah Yudis Siswo Putro, lajang berusia 23 tahun. Dia warga Dusun Krajan, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Sebelumnya, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus penyebaran video porno. Di video itu, pelaku bersama seorang wanita yang diakui sebagai kekasihnya. Dalam video berdurasi 57 detik itu, sang pelaku wanita berinisial SR (17) tampak melakukan gerakan tak senonoh pada Yudis.


"Tapi di dua link ini pemain perempuannya lain. Dua lokasi dengan dua pemain perempuan yang berbeda. Salah satunya berinisial Meme. Kami duga lokasinya di salah satu rumah kost di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sananwetan," imbuhnya.

Hari ini tim penyidik Satreskrim Polresta Blitar melakukan koordinasi dengan penyidik Satreskrim Polres Blitar. Rencananya, tersangka akan dibawa ke wilayah hukum Polresta Blitar untuk keperluan olah tempat kejadian perkara.

Pada pelaku, polisi akan menjerat dengan pasal pelanggaran UU ITE. Yakni, pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 8 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed