DetikNews
Rabu 22 Mei 2019, 14:09 WIB

Mudik Ke Pacitan dari Arah Barat, Waspadai Titik Ini

Purwoto Sumodiharjo - detikNews
Mudik Ke Pacitan dari Arah Barat, Waspadai Titik Ini Rambu-rambu untuk pengguna jalan (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan - Menikmati perjalanan menuju Pacitan memang identik dengan tantangan. Tak hanya jalanan berkelok, akses menuju wilayah berjuluk Kota 1001 Gua ini juga banyak melintasi tanjakan ekstrem. Salah satunya di jalur alternatif Solo-Pacitan, ruas Desa Sedeng.

Meski cukup menantang, namun jalur ini lazim dipilih pengguna jalan. Terutama mereka yang berasal dari arah barat, seperti Solo dan Yogyakarta. Pasalnya, jarak tempuhnya relatif lebih dekat dibanding jika melalui jalan utama Solo-Pacitan.

Pantauan detikcom, secara umum kondisi jalan kabupaten selebar 4 meter tersebut cukup bagus. Sebagian besar beraspal mulus. Beberapa titik ada bekas tambalan. Ini terutama pada lokasi tanjakan di Ruas Mloko, Desa Sedeng.


Tak hanya ekstrem, di lokasi ini juga banyak sisa urukan. Hal ini dampak seringnya terjadi ambles. Jalur tersebut memang dilintasi sesar (patahan). Gerakan tanah yang terjadi membuat lapisan jalan labil.


"Kita akan siapkan kendaraan penarik untuk evakuasi. Nanti ada personel yang kita tempatkan di lokasi tersebut. Itu bentuk kesiapan kita jelang arus mudik balik," kata AKP Miftahul Amin, Kasat Lantas Polres Pacitan, Rabu (22/5/2019) siang.

Keputusan tersebut, lanjut perwira asli Jombang ini, didasarkan hasil analisa dan evaluasi. Yakni seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di titik yang hanya berjarak 3 kilometer dari Kecamatan Kota. Pengemudi kurang menguasai medan, terang Amin, menjadi salah satu penyebab celaka. Pada beberapa kejadian lain, dipicu pengemudi kurang hati-hati.


Menurut Amin, jalur Sedeng memang menjadi perhatian khusus polisi. Jika selama arus mudik balik terpantau lalu lintas terlalu padat, petugas akan mengarahkan pengguna jalan melalui jalan utama. Untuk diketahui, jalur alternatif Sedeng hanya diperuntukkan bagi mobil kecil maupun roda 2.

"Nanti terus kita pantau. Kalau lalu lintas padat, maka (pengguna jalan) akan kita arahkan lewat jalur utama. Memang jarak tempuhnya lebih jauh, tapi jalan lebih lebar dan tidak ada tanjakan berarti," tambah Kasat Lantas sembari berpesan agar pengguna jalan selalu tertib berlalu lintas selama perjalanan.



Tonton video Mau Mudik Lewat Jalur Darat? Waspadai Titik Kemacetan Ini:

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed