DetikNews
Selasa 21 Mei 2019, 14:10 WIB

13 Tahun, Ada 11 Ribu Jiwa Idap HIV/AIDS di Kota Pahlawan

Amir Baihaqi - detikNews
13 Tahun, Ada 11 Ribu Jiwa Idap HIV/AIDS di Kota Pahlawan Kadinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menyatakan, ada sekitar 11 ribu jiwa yang diketahui mengidap HIV/AIDS di Kota Pahlawan. Angka tersebut merupakan akumulasi sejak 2005 hingga 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, pengidap HIV/AIDS cenderung naik. Kecenderungan kenaikan itu bukan karena tidak adanya penanganan. Namun karena pihaknya terus aktif mencari para pengidap penyakit yang menyerang kekebalan tubuh itu.

"Sampai saat ini, mulai dari beberapa tahun lalu 2005 sampai 2018 sekitar 11 ribu. Cenderung naik. Kita harus menemukan dari awal. Begitu kita ketemu langsung melakukan pengobatan, diberikan edukasi supaya tidak menularkan. Kasus baru bisa jadi yang tertular," kata Febria kepada detikcom, Selasa (21/5/2019).


"Kenapa cenderung naik? Karena kita terus mencari. Jadi bukan karena dibiarkan seperti gunung es. Kita terus mencari, semakin kita ketemu semakin baik penanganannya," tambahnya.

Karena ditemukan dan mendapat penanganan dengan baik, lanjutnya, angka kematian yang disebabkan HIV/AIDS dapat ditekan.

"Kematian nggak sampai 1 persen, asal dia rajin minum obat secara berkelanjutan terus nggak ada jeda. Itu yang bertahan," lanjut perempuan yang akrab disapa Fenny itu.


Menurut Fenny, hampir seluruh Puskesmas yang ada di Surabaya sudah dapat melakukan pemeriksaan dan diagnosa HIV/AIDS. Sedangkan yang bisa mengobati sudah ada 10 Puskemas.

"Surabaya 63 Puskesmas sudah bisa memeriksa dan diagnosa. Untuk mengobati 10 Puskesmas. Karena tidak semua. Awalnya 4 Puskesmas sekarang sudah 10 seperti di Puskesmas Dupak, Putat, Sememi, Perak Timur, Kedurus, Jagir, Kedungdoro, Keputih, Kali Rungkut, Kali Kedinding," beber Fenny.

"Kalau rumah sakit ada 9 yang sudah mampu mengobati seperti RS Soewandi, Soetomo, RSAL, Haji, Paru, Bayangkara, Menur, dan Unair," pungkasnya.
(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed