DetikNews
Selasa 21 Mei 2019, 09:15 WIB

Pesanan Kue Meningkat, Ibu Ini Percaya Hasil Tak Khianati Usaha

Erliana Riady - detikNews
Pesanan Kue Meningkat, Ibu Ini Percaya Hasil Tak Khianati Usaha Kue kurma cokelat/Foto: Erliana Riady
Blitar - Jelang Lebaran, peningkatan pesanan kue cokelat kurma dirasakan Diana Reni Rahmawati. Dengan meraup omzet jutaan, Diana percaya jika hasil tidak pernah mengkhianati usaha.

Bagi Diana Reni Rahmawati, kembali ke kampung halaman di Blitar bukan sebuah pilihan. Namun kenyataan yang harus dijalani. Lulusan D3 Teknik Industri itu pulang dari Jakarta sebagai orang percaya bagaimana kesetaraan gender di perusahaan hanya sebatas wacana.

Di Blitar, ibu rumah tangga berusia 25 tahun itu enggan hanya berdiam diri. Saat sang adik membawa pulang kurma harga promo dari tempat kerjanya, muncul ide kreatif untuk membuat kue cokelat kurma di benak Diana.

"Saya isi macem-macem. Ada kacang, kismis, keju, selai. Ternyata banyak yang suka. Disajikan buat tamu memang bagus tampilannya," kata Diana kepada detikcom di kediamannya di Perumahan BTN Asabri Gedok R-19 Kota Blitar, Rabu (21/5/2019).


Mengolah kurma menjadi tantangan tersendiri bagi Diana. Karena menurutnya tidak semua orang menyukai buah legit itu. Namun dengan dibaluri coklat, orang yang tidak begitu suka kurma pun jadi tertarik dan penasaran untuk mencicipinya.

Kue coklat kurma/Kue coklat kurma/ Foto: Erliana Riady

Diana menambahkan, proses pembuatannya terbilang sederhana. Seperti anak kecil sedang mainan masak-masakan bahkan. Namun hasilnya menguntungkan.

Walaupun sederhana, Diana serius mengerjakannya. Beberapa kali eksperimen dilakukan. Mulai dari menjajal varian isian hingga meracik adonan cokelat dengan rasa yang pas.


Pertama, buah kurma dibelah memanjang. Lalu dikeluarkan bijinya dan diganti dengan isian yang disukai. Sambil mengolah kurma, batangan cokelat dipanaskan di dalam rice cooker sampai mencair.

"Kalau kurma sudah diisi, dimasukkan cairan cokelat sampai tertutup semua permukaannya. Terus kita angkat dan dinginkan," imbuh ibu dengan satu putra itu.

Sekitar 15 menit, cairan cokelat yang membungkus kurma itu sudah beku. Itu artinya Diana sudah bisa memberikan sentuhan warna agar kue tersebut tampak lebih sedap dipandang. Dalam sehari, Diana bisa mengolah 5 kg kurma menjadi 25 toples kurma cokelat.

"Satu toples aku jual seharga Rp 35 ribu. Menjelang Lebaran seperti ini pesanan naik 100 persen mbak. Aku bisa dapat untung sekitar Rp 8 juta/bulan. Memang bener kok. Kalau hasil tak pernah mengkhianati usaha," pungkasnya sambil tertawa.
(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed