detikNews
Selasa 21 Mei 2019, 04:29 WIB

Rombongan Massa 22 Mei Dipaksa Pulang Kembali ke Madura

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rombongan Massa 22 Mei Dipaksa Pulang Kembali ke Madura Rombongan yang hendak ke Jakarta dipulangkan balik (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya - Petugas gabungan TNI/Polri melakukan razia di Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Sejumlah kendaraan dihentikan dan diperiksa oleh petugas.

Dalam razia ini, ada 2 bus, 8 Isuzu Elf serta sejumlah mobil pribadi dihentikan polisi. Mereka adalah rombongan dari Madura yang hendak berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi 22 Mei.


Polisi pun bertindak dengan menyuruh rombongan itu balik. Bahkan penumpang dilarang turun dari kendaraan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Semeru 1 agar rombongan dikawal kembali ke daerahnya masing-masing," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto di Jembatan Suramadu, Senin (20/5/2019).


Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto mengatakan kegiatan razia dan penyekatan di Jembatan Suramadu dilakukan terkait beredar isu kelompok teror dengan misi menyerang massa di tanggal 22 Mei 2019.

"Kegiatan kami ini salah satunya untuk ikut serta menyelamatkan masyarakat khususnya dari Madura, ada dari Sampang dan Pamekasan. Berkaitan ancaman teror yang ada di Jakarta. Kami tidak ingin massa ini menjadi sasaran atau target kelompok teror di sana," jelas Toni Harmanto kepada wartawan di Jembatan Suramadu, Selasa (21/5/2019).

Toni juga menyampaikan kepada mayarakat yang akan mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta untuk kembali. Ia pun memberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat.

"Kami juga menyampaikan atau memberikan kesempatan kepada mereka kalau ingin menyampaikan pendapatnya di sini. Setelah kami berdiskusi akhirnya mereka terima dan memutuskan kembali ke daerah masing-masing," jelas Toni.


Dari pantauan detikcom, pengamanan ini juga dilakukan Kapolres Bangkalan AKBP Bobby Paludin Tambunan. Ia bersama angota terlihat berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polda Jatim.

Dari tiga lajur di Jembatan sisi Surabaya, hanya satu lajur yang digunakan. Dua lajur dipakai untuk pengamanan kendaraan.


Luhut Tanggapi Kabar 108 Purn TNI/Polri akan Ikut Aksi 22 Mei:

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com