detikNews
Senin 20 Mei 2019, 21:40 WIB

Alasan Kondisi Politik, 22 Mei Sekolah di Surabaya Diliburkan

Amir Baihaqi - detikNews
Alasan Kondisi Politik, 22 Mei Sekolah di Surabaya Diliburkan Surat edaran Dinas Pendidikan Kota Surabaya/Foto: Istimewa
Surabaya - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya mengeluarkan surat edaran yang akan meliburkan sekolah sehari pada 22 Mei. Keputusan itu diambil karena pertimbangan suasana politik yang bertepatan dengan pengumuman hasil Pemilu 2019.

Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pada hari Rabu depan seluruh sekolah dari tingkat TK, SD dan SMP baik negeri maupun swasta akan diliburkan.


"Mengingat berbagai isu yang berkembang biar anak-anak bisa bersama dengan orang tua. Jadi mereka punya pelajaran dialihkan di rumah," kata Fikser saat dihubungi detikcom melalui telepon, Senin (20/5/2019).

Fikser menambahkan, keputusan itu diambil juga didasarkan pada pertimbangan agar petugas keamanan bisa lebih fokus menjaga keamanan.

"Ya kan kita lihat perkembangan tanggal 22 Mei ada gerakan yang menolak itu. Biar konsentrasi petugas tidak melebar kemana-mana. Maka anak-anak diliburkan sehari dulu. Nanti tanggal 23 Mei mereka bisa masuk kembali," terang mantan Camat Sukolilo itu.

"Jadi mereka untuk sementara dialihkan ke rumah dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru mereka. Artinya mereka libur di sekolah tapi tetap mengerjakan tugas-tugas yang diberikan sekolah," lanjut Fikser.


Sedangkan untuk sosialisasi, Fikser mengaku, pihak Dinas Pendidikan telah mengedarkan surat kepada seluruh sekolah mulai perhari ini. Surat itu kemudian diteruskan kepada seluruh wali murid.

"Sosialisasi sudah disampaikan kepada seluruh sekolah. Mulai tadi pagi. Kemudian sekolah menyampaikan kepada wali murid," pungkas Fikser.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com