DetikNews
Senin 20 Mei 2019, 10:16 WIB

MUI Blitar Haramkan Jasa Penukaran Uang Baru Lebaran

Erliana Riady - detikNews
MUI Blitar Haramkan Jasa Penukaran Uang Baru Lebaran Penukaran uang baru diharamkan di Blitar/Foto: Erliana Riady
Blitar - MUI Kota Blitar mengharamkan penukaran uang baru yang marak beredar jelang lebaran. Selisih antara uang yang ditukarkan, itu masuk kategori riba. Untuk itu MUI mengimbau, sebaiknya penukaran uang dilakukan langsung ke bank.

Pantauan detikcom, jasa penukaran uang baru sudah banyak dilakukan masyarakat. Lokasinya juga tersebar hampir di semua titik keramaian dalam kota. Seperti di sepanjang Jalan A Yani hingga Jalan Merdeka Kota Blitar saja. Tak kurang 15 orang membuka lapak penukaran uang.

Dengan sebuah meja dan baner seukuran 1 x 2 meter dipajang. Atau hanya menggantungkan sejumlah uang baru di dalam plastik. Jasa penukaran uang itu, biasanya mematok selisih Rp 10 ribu tiap warga menukarkan ke mereka. Misalnya, dengan uang Rp 100 ribu jika ditukar dengan lembaran Rp 10 ribu akan mendapat Rp 90 ribu saja.

"Iya itu uang jasanya. Daripada susah-susah ke bank. Belum lagi kalau antre. Kan mending ditukarkan di sini. Istilahnya itu uang jasa lelah kami," ujar Alam yang membuka jasa penukaran yang di Jalan Kenanga kepada detikcom, Senin (20/5/2019).


Menanggapi kegiatan tukar menukar itu, MUI Kota Blitar mengeluarkan fatwa haram. Karena dalam hukum menukar, maka jumlah barang yang ditukar harus sama.

"Namanya menukar itu ya jumlahnya, beratnya harus sama. Tidak boleh ada selisih. Karena itu sudah masuk kategori riba. Dan riba diharamkan dalam Islam," kata Ketua MUI Kota Blitar, Subakir saat dikonfirmasi detikcom di kantornya.

Bagaimana caranya agar transaksi penukaran uang itu bisa halal, menurut Bakir, ada perbedaan sendiri antara uang yang ditukar dengan uang jasa mereka.

"Ijabnya harus jelas. Ada uang yang dibedakan. Misal uang jasa, itu harus berdasarkan keikhlasan yang menukar. Jadi tidak ada patokannya harus nominal berapa," pungkasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed