DetikNews
Minggu 19 Mei 2019, 21:56 WIB

Polda Jatim Gagalkan Tiga Bus Diduga Massa People Power ke Jakarta

Hilda Meilisa - detikNews
Polda Jatim Gagalkan Tiga Bus Diduga Massa People Power ke Jakarta Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan/Foto: Hilda Meilisa
Surabaya - Polda Jatim melakukan sweeping di sejumlah titik untuk menghalau masyarakat yang hendak pergi ke Jakarta. Rombongan dari Jawa Timur ini diduga akan mengikuti aksi people power.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan hingga hari ini pihaknya telah mengamankan tiga bus yang akan bertolak ke Jakarta. Rinciannya, satu bus dari Kota Malang, satu dari Madiun dan satu bus dari Tulungagung. Luki mengaku memiliki alasan khusus menghalau massa lantaran masalah keamanan dan ancaman terorisme pada tanggal 22 Mei di Jakarta.

"Kami sampaikan terkait dengan rencana beberapa masyarakat Jawa Timur yang akan berangkat ke Jakarta sampai dengan sore hari ini ada satu yang bus yang sudah kami amankan di wilayah Malang dan ada dua bus lagi dari Madiun dan dari Tulungagung yang membatalkan," kata Luki di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (19/5/2019).


Saat ditanya apakah dalam sweeping tersebut pihaknya menemukan senjata tajam atau semacamnya, Luki mengaku belum menemukan hal tersebut.

"Sampai saat ini masih belum kita temukan tapi memang hasil keterangan dari koordinator lapangan mereka memang akan berangkat ke Jakarta itu saja," lanjutnya.


Luki mengimbau masyarakat untuk tidak pergi ke Jakarta dan menyampaikan aspirasinya di wilayah Jatim saja. Dia menambahkan akan memfasilitasi dalam bentuk pengamanan pada warga yang akan menggelar aksi di Jatim.

"Kami serentak seluruh wilayah TNI Polri saat ini sedang melakukan sweeping terus dan kami mengimbau untuk masyarakat Jawa Timur untuk tidak berangkat ke sana dan silakan kalau mau melakukan kegiatan di Surabaya kami siapkan tempat dengan mengikuti aturan yang ada. Kami akan kawal tapi tidak untuk ke Jakarta. Memang kita pahami bersama situasi dari media sosial ini sungguh luar biasa sehingga kami mengimbau untuk tidak berangkat ke Jakarta," imbau Luki.
(hil/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed