DetikNews
Kamis 16 Mei 2019, 20:57 WIB

Wisma Persebaya Diusulkan Dipertahankan Karena Bersejarah, Tapi ....

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Wisma Persebaya Diusulkan Dipertahankan Karena Bersejarah, Tapi .... Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejari Surabaya mengusulkan untuk mempertahankan wisma Persebaya. Sejarah adalah salah satu alasannya.

"Melihat dari sisi historis dan sisi sosiologis kemasyarakatan bahwa memang wisma tersebut menjadi ikon Persebaya, maka kami akan mengusulkan atau memprioritaskan kepada Persebaya untuk bisa kembali memanfaatkan gedung tersebut dengan hubungan hukum yang jelas," Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Surabaya Arjuna Meghanada selaku pengacara negara kepada wartawan di Kejari Surabaya, Jalan Sukomanunggal, Kamis(16/5/2019).

Usai melakukan pengosongan terhadap aset pemkot itu, kata Arjuna, pihaknya akan menyerahkan kembali kepada Pemkot Surabaya. Sebab Wisma Persebaya memang dibangun oleh Pemkot Surabaya.


"Kami hanya pengamanan fisik, Pengendaliannya tetap Pemkot Surabaya," ujar Arjuna.

Namun karena berjalannya waktu dan juga terbentur aturan baru, pihak pemkot tidak bisa kembali mengeluarkan dana APBD untuk Persebaya.

"Pada 17 Desember 2017 lalu ada perjanjian dari Persebaya untuk mengembalikan aset tersebut ke Pemkot Surabaya, tapi tidak terlaksana. Dan kemarin kami pun melaksanakan pengamanan fisik atas aset tersebut, dengan mengosongkan semua penghuni liar yang tinggal didalamnya," lanjut Arjuna.


Meski saat ini aset sudah sepenuhnya berada di bawah kendali Pemkot Surabaya, klub-klub yang menjalani pertandingan di Lapangan Karang Gayam masih diizinkan sepenuhnya. Bahkan bukan hanya klub internal saja melainkan semua klub yang ada di Kota Surabaya.

"Semua kegiatan olahraga persepakbolaan yang telah berjalan kita izinkan. Monggo silakan, nanti lapor aja sama kami ke Datun, nanti kita buka aksesnya," tandas Arjuna.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed