DetikNews
Jumat 03 Mei 2019, 13:35 WIB

Pemprov Jatim Gelontor 1,2 Ton Bawang Putih Murah di 3 Titik Kota Kediri

Andhika Dwi - detikNews
Pemprov Jatim Gelontor 1,2 Ton Bawang Putih Murah di 3 Titik Kota Kediri Gubernur pantau harga sembako di Kediri jelang ramadan/Foto: Istimewa
Kediri - Pemprov Jatim menggelontorkan 1,2 ton bawang putih di tiga titik operasi pasar di Kediri. Masing-masing titik operasi pasar disediakan 400 kg bawang putih.

Dan setiap pembeli hanya boleh membeli 1 kg agar distribusi penjualan bisa merata ke masyarakat. Itu dilakukan saat harga bawang putih di Jawa Timur melonjak dan akhirnya mulai diikuti dengan kelangkaan komoditas.

Khofifah yang turun ke pasar didampingi Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mendapatkan keluhan dari para pedagang dan pembeli. Mereka sama-sama mengeluhkan komoditas bawang putih yang harganya mulai naik dan juga mulai susah dicari oleh para tengkulak.

Guna mengatasi hal ini, Pemprov Jawa Timur melalui TPID menggelar operasi pasar khusus bawang putih di Kediri. Yakni, di Bundaran Sekartaji, Taman Makam Pahlawan Kediri, dan Lapangan Gajah Mada.

"Kita lihat di banyak daerah di Jawa Timur masih mengalami kelangkaan bawang putih. Ini yang membuat kita melakukan operasi pasar di tiga titik di Kediri khusus bawang putih," kata Khofifah saat sidak Pasar Pahing, Jumat (3/5/2019).


Harga bawang putih yang dijual di operasi pasar jauh lebih murah dibandingkan harga bawang putih di pasar tradisional. Seperti di Pasar Pahing, harga bawang putih jenis cutting masih berkisar Rp 55 ribu/kg.

Sedangkan di operasi pasar yang diselenggarakan TPID Jawa Timur di Kediri bawang putih dijual dengan harga Rp 24 ribu/kg.

Salah satu titik operasi pasar yang juga disambangi Khofifah usai mengunjungi Pasar Pahing adalah di depan Taman Makam Pahlawan. Saat Khofifah datang ke sana, puluhan pembeli bawang putih sudah mengantre panjang.

"Besok kita juga akan buat seperti ini di Malang. Ini intervensi kita agar harga bawang putih berangsur turun dan juga tidak berdampak kelangkaan di masyarakat," imbuh wanita yang juga mantan Mensos Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo ini.

Khofifah mengaku paling tidak pertengahan bulan Mei ini harga bawang putih di Jawa Timur akan normal. Ini karena pemerintah pusat sudah mengeluarkan kebijakan impor bawang putih


"Jawa Timur dapat kuota 15 ribu ton. Stok ini akan mencukupi kebutuhan Jawa Timur sampai tiga bulan ke depan. Karena sebenarnya kebutuhan bawang putih Jawa Timur per bulan itu 4.960 ton, jadi cukup hingga tiga bulan ke depan," Imbuh Khofifah

Bawang putih impor itu akan masuk ke Jawa Timur pada tanggal 10 Mei 2019. Dan ditarget sudah masuk pasar di tanggal 15 Mei 2019. Sehingga dikatakan Khofifah di tanggal tersebut harga bawang putih sudah kembali seperti semula.

"Tapi hari ini kenaikan psikologis, demand tinggi jelang ramadan, harga telur naik seribu sampai dua ribu per kilogramnya. Lalu daging ayam juga mengalami kenaikan, di Pasar Pahing daging ayam dijual dengan harga Rp 32 ribu/kg. Artinya ini masih sesuai dengan HET," pungkas Khofifah.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed