DetikNews
Jumat 26 April 2019, 21:30 WIB

Dirugikan, Caleg PKB di Tulungagung Laporkan Kasus Pengalihan Suara

Adhar Muttaqin - detikNews
Dirugikan, Caleg PKB di Tulungagung Laporkan Kasus Pengalihan Suara Caleg PKB Dapil 3 Tulungagung nomor urut 2 Mashud/Foto: Adhar Muttaqin
Tulungagung - Seorang caleg di Tulungagung melaporkan dugaan pengalihan suara partai ke kantong salah satu rivalnya dalam satu partai. Penambahan suara diduga dilakukan dengan mengalihkan suara partai menjadi suara caleg.

Caleg PKB Dapil 3 Tulungagung nomor urut 2 Mashud mengatakan, dugaan pengalihan dan penggelembungan suara terjadi di delapan desa di Kecamatan Rejotangan. Itu diketahui pada saat tahap rekapitulasi di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Begitu saya dapat informasi itu, kemudian saya minta ke ketua DPC PKB untuk memberikan mandat kepada saksi saya agar bisa ikut melakukan pemantauan," kata Mashud, Jumat (26/4/2019) sore.

Menurutnya, dugaan ketidaksinkronan penghitungan suara itu diketahui dari perbedaan antara hasil rekapitulasi C1 dari masing-masing TPS dengan formilir DAA. Dalam formulir C1 Caleg PKB nomor urut 1 atas nama Mohammad Fatah Masrun mendapat 843 suara, namun dalam DAA naik menjadi 1.152 suara. Terjadi selisih 308 suara. Sedangkan suaranya justru turun, dalam C1 terekap 71 namun dalam DAA berubah menjadi 22 suara.


"Kalau penggelembungan suara untuk partai tidak terjadi. Namun suara partai itu dialihkan untuk caleg tersebut," ujarnya.

Ia mengaku saksinya sempat mendatangi proses rekapitulasi di tingkat kecamatan. Namun proses rekapitulasi hampir selesai bahkan dokumen-dokumen telah dimasukkan ke dalam kotak dan siap dikirim ke KPU Tulungagung.

"Sehingga saksi kami diminta untuk membuat pernyataan keberatan, selain itu juga sudah kami laporkan ke Bawaslu," ujarnya.

Mashud menambahkan, terkait laporannya itu ia mengaku belum ditindaklanjuti penyelenggara Pemilu. Menurutnya, KPU baru akan melangkah setelah turun rekomendasi dari Bawaslu.

"Sampai sekarang belum ditindaklanjuti," imbuhnya.


Menurutnya pengalihan suara itu tidak hanya terjadi pada satu caleg, namun juga caleg lainnya. Bahkan ia sendiri mengaku mendapat tambahan beberapa suara, namun di sisi lain ada suaranya yang berkurang.

"Yang jelas ini sangat merugikan kami, karena dalam satu dapil jumlah perolehan suara seharusnya lebih banyak dari caleg nomor 1," ujarnya.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Tulungagung Endro Sunarko membenarkan adanya laporan pengaduan dari salah satu Caleg PKB tersebut. Namun pihaknya belum bisa memberikan keputusan.

"Kami masih akan lakukan pembahasan, untuk sementara kami belum berani ambil kesimpulan atau rekomendasi, karena nanti harus diplenokan dulu," pungkasnya.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed