DetikNews
Kamis 25 April 2019, 19:08 WIB

DPD Gerindra Jatim Instruksikan Saksi Tak Tandatangani Hasil Pilpres

Hilda Meilisa - detikNews
DPD Gerindra Jatim Instruksikan Saksi Tak Tandatangani Hasil Pilpres DPD Gerindra Jatim Instruksikan Saksi Tak Tandatangani Hasil Pilpres/Foto: Hilda Meilisa
Surabaya - DPD Gerindra Jatim memerintahkan seluruh saksi di kecamatan untuk tidak menandatangani hasil rekapitulasi Pilpres 2019. Alasannya, banyak terjadi kecurangan dalam Pemilihan Presiden 17 April lalu.

Tak hanya itu, dalam surat perintah tersebut tertulis saran kepada saksi agar membuat catatan keberatan atas hasil Pemilu.

Perintah ini ditulis dan ditandatangani langsung oleh Ketua DPD Gerindra Jatim Soepriyatno dan Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad. Surat, Senin (22/4/2019).


"Sehubungan dengan banyaknya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden khususnya di Jatim, sesuai hasil rakor DPP dan DPD, diinstruksikan kepada seluruh saksi kecamatan untuk tidak menandatangani hasil rekapitulasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di tingkat kecamatan dan membuat catatan keberatan atas hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden," berikut isi surat tersebut yang dilihat detikcom di Surabaya, Kamis (25/4/2019).

Saat dikonfirmasi, Ketua DPD Gerindra Jatim Soepriyatno mengatakan pihaknya memang sengaja membuat surat ini. Pasalnya, dia menemui berbagai kecurangan di Jawa Timur.


"Karena prosesnya banyak kecurangan, tadi saya sudah uraikan terus kira lihat di situ C1-nya beda. C1 yang harus ditempel itu tidak ada. Kemudian saksi itu cuma fotocopynya, kemudian kita tanya A5-nya beda. Terus mau kita tandatangan? Buat apa kayak gini kita mau tanda tangan?" kata Pri, sapaan akrabnya.

Pri menambahkan dari segala kecurangan yang terjadi, pihaknya menyarankan seluruh saksi untuk tetap mengawal C1.

"Wong ndak ada masalah. Biarkan rakyat yang menilai yang penting kita kawal C1nya itu yang paling sah," pungkasnya.
(hil/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed