DetikNews
Selasa 23 April 2019, 18:37 WIB

Kelelahan 7 Petugas PPS di Malang Jatuh Sakit, 2 Rawat Inap

Muhammad Aminudin - detikNews
Kelelahan 7 Petugas PPS di Malang Jatuh Sakit, 2 Rawat Inap Petugas PPS yang dirawat dijenguk (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Pemilu serentak 2019 yang digelar 17 April lalu menyisakan persoalan bagi penyelenggara. Sebanyak 7 petugas PPS di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, jatuh sakit karena kelelahan. Dua di antaranya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Camat Kepanjen Abai Saleh mengatakan, bahwa pelaksanaan pemilu tahun ini sungguh melelahkan dengan prosesnya yang cukup panjang. Faktor itulah yang diduga menyebabkan tujuh petugas PPS jatuh sakit.

"Proses cukup panjang, ini bisa dikatakan sampai separuh perjalanan. Rekan-rekan yang kemarin bertugas di PPS ada yang sakit, karena kelelahan," ungkap Abai Saleh disela menjenguk petugas PPS yang menjalani rawat inap di RS Wava Husada Jalan Panglima Sudirman, Dilem, Kepanjen, Selasa (23/4/2019).


Dikatakan Abai, dari tujuh petugas, lima diantaranya jatuh pingsan saat proses penghitungan di TPS. Mereka langsung mendapatkan penanganan dan saat ini sudah mulai kembali pulih kesehatannya.

"Yang dua harus rawat inap, pertama Sutiyo petugas PPS 16 Dilem dan Yulianis ketua TPS 08 Jenggolo. Semua dirawat di RS Wava Husada, untuk biaya pengobatan sudah kami koordinasikan dengan KPU melalui PPK Kepanjen," tegas Abai Saleh.

Dalam kesempatan itu, Abai Saleh bersama petugas Koramil dan Polsek Kepanjen serta PPK datang menjenguk kedua pasien di RS Wava Husada. Mereka berharap, keduanya segera bisa cepat pulih dan menjalani rawat jalan.

"Mereka sudah maksimal menjalankan tugasnya. Semoga bisa segera sembuh," ujar Abai Saleh. Untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tak diinginkan. Kini, petugas medis dari Puskesmas Kepanjen disiagakan selama proses penghitungan di kantor kecamatan Kepanjen.


"Sekarang ada satu dokter dan bidan yang kami siagakan. Agar segera bisa memberikan penanganan pertama, kepada petugas yang tengah melakukan penghitungan di PPK Kepanjen jika kondisinya menurun," tutur Abai Saleh.

Sementara Yulianis (48), ketua TPS 08 Desa Jenggolo mengatakan, harus menjalani rawat inap karena sakit ambien yang diderita. Dia harus menguatkan diri, ketika ambien yang diderita kambuh, padahal proses penghitungan masih berjalan.

"Saya sakit ambien, sampai keluar darah banyak. Sempat ganti baju, tetapi masih saja keluar. Saya tidak bisa meninggalkan TPS, karena masih penghitungan, baru besok paginya dibawa ke rumah sakit," ucap Yulianis saat ditemui Muspika Kepanjen di ruang 324 RS Wava Husada tempat dirinya menjalani rawat inap.

Penghitungan suara Pemilu serentak 2019 di PPK Kepanjen masih terus berjalan dengan jumlah 337 TPS yang berada di 14 desa dan empat kelurahan.


Saksikan juga video 'Lembur Jaga TPS, Anggota Linmas di Pasuruan Meninggal':

[Gambas:Video 20detik]


(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed