DetikNews
Sabtu 20 April 2019, 20:27 WIB

Antisipasi Jatuhnya Korban, Polisi Periksa Petugas Pemilu

Ardian Fanani - detikNews
Antisipasi Jatuhnya Korban, Polisi Periksa Petugas Pemilu Polisi bersenjata pun turut diperiksa (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Mengantisipasi jatuhnya korban sakit dan meninggal karena kelelahan dalam menjalankan tugas saat Pemilu 2019, Polres Banyuwangi turunkan tim medis yang berkeliling di beberapa Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi.

Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Banyuwangi bergantian memeriksa petugas, baik petugas PPK dan keamanan dari kepolisian maupun TNI.

Satu persatu petugas diperiksa oleh tim Urkes Polres Banyuwangi. Bahkan Polres Banyuwangi juga membawa ambulans dalam pemeriksaan tersebut. Pemeriksaan meliputi tensi tekanan darah hingga memberikan vitamin untuk stamina petugas. Salah satunya di Kecamatan Licin, Banyuwangi.

"Kami antisipasi adanya anggota yang sakit. Jangan sampai ada meninggal dunia karena terlambat ditangani. Beberapa petugas sempat sakit juga. Tapi cepat kita tangani," ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansah Zeinardi kepada detikcom, Sabtu (20/4/2019).


Taufik menambahkan kinerja petugas pemilu saat ini memang sangat tinggi. Terkadang para petugas kurang istirahat sehingga mengakibatkan stamina dan daya tahan menurun. Perlu kehati-hatian dalam menjalankan tugas.

Cek kesehatan ini, kata Taufik, meliputi pemeriksaan tes tekanan darah dan pemberian vitamin untuk stamina. Secara bergiliran, petugas mengantre untuk diperiksa. Bahkan meski mereka membawa senjata lengkap, pemeriksaan tetap dilanjutkan.

"Semua kita cek. Tidak hanya untuk petugas pengamanan, petugas PPK, Panwaslu hingga petugas TPS kita lakukan pemeriksaan. Kebanyakan tensi tinggi karena begadang dan kecapekan," tambahnya.


Sementara itu saat ini beberapa kecamatan di Kabupaten Banyuwangi telah melakukan penghitungan di tingkat PPK. Pengamanan di PPK dilakukan dengan ketat. Anggota bersenjata lengkap ditugaskan untuk mengawal dan mengamankan penghitungan di tingkat Kecamatan ini.

"Anggota bersenjata lengkap kita ketahuan untuk pengamanan. Kita lakukan pengamanan 24 jam. Ini kita lakukan mengantisipasi adanya hal-hal yang tak diinginkan selama penghitungan berlangsung," pungkasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed