DetikNews
Kamis 18 April 2019, 18:25 WIB

Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Anggota KPPS Bojonegoro Tabrak Truk

- detikNews
Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Anggota KPPS Bojonegoro Tabrak Truk Mobil Ketua KPPS di Bojonegoro Tabrak Truk/Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Bojonegoro terlibat kecelakaan saat pulang bertugas. Akibatnya, korban bersama putrinya mengalami luka.

Kecelakaan ini terjadi di Jalan Raya Babat-Bojonegoro, Dusun Gampeng, Desa Kedungbondo, Bojonegoro sore tadi. Anggota KPPS tersebut adalah Korid Askolani (32) warga Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Saat kejadian, korban mengendarai mobil Toyota Avanza nopol S 1380 AM. Saat itu Korid bersama putrinya, Nabila Okta yang masih duduk di bangku TK, pulang usai bertugas.

Tiba di lokasi kecelakaan, mobil korban bertabrakan dengan truk Fuso yang dikemudikan oleh Suyono, asal Jalan Medang Kamolan, Balowerti, Kediri.

"Mobil Avanza ini dari arah kota mendadak oleng dan menabrak truk hingga berbalik arah, sopir terjepit," kata Agus, warga sekitar yang melihat kecelakaan tersebut, Kamis (18/4/2019).


Setelah bertabrakan dengan mobil korban, truk Fuso menghantam pagar pembatas rel KA. Truk baru terhenti setelah menabrak sebuah pohon trembesi di tepi jalan.

Melihat kecelakaan ini, warga sekitar dibantu petugas Satpol PP yang kebetulan melintas, berusaha membuka paksa pintu mobil untuk mengevakuasi korban. Karena pintu mobil terkunci dari dalam. Korban lalu dilarikan ke RS Sumberjo.

Anggota Satlantas Polres Bojonegoro Aiptu Hamid menjelaskan, kecelakaan ini terjadi diduga karena kondisi korban kelelahan dan mengantuk. Sehingga mobil korban mendadak oleng dan menabrak truk.

"Menurut salah satu keluarga saat kita konfirmasi menduga korban kecapekan dan ngantuk. Karena korban baru pulang jadi KPPS di kampungnya," terangnya.

Kecelakaan ini mengakibatkan Korid mengalami luka-luka. Sementara putri korban hanya mengalami syok.

Petugas polantas dari Polres Bojonegoro dibantu warga mengevakuasi dua kendaraan yang ringsek berat. Kemacetan panjang hingga dua jam tak dapat dihindarkan.
(Ainur Rofiq/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed