DetikNews
Senin 15 April 2019, 19:45 WIB

Bawaslu Banyuwangi Selidiki Dugaan Penyekapan Petugas Penertiban APK

Ardian Fanani - detikNews
Bawaslu Banyuwangi Selidiki Dugaan Penyekapan Petugas Penertiban APK Penertiban APK di Banyuwangi yang diduga diwarnai aksi penyekapan/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Bawaslu Banyuwangi memanggil Panwaslu Kecamatan Muncar dan beberapa petugas yang diduga mengalami penyekapan saat penertiban APK. Tak hanya itu, beberapa oknum relawan partai yang diduga melakukan penyekapan juga akan diklarifikasi.

Komisioner bidang pengawasan Hubungan Antar Lembaga dan Humas Bawaslu Banyuwangi Andrianus Yansen Pale mengatakan, kejadian tersebut menghambat kinerja Bawaslu dalam penertiban APK. Meski begitu ia memberikan klarifikasi jika itu bukan penyekapan. Melainkan hanya aksi intimidasi yang terjadi saat petugas melakukan penertiban APK.

"Awalnya ada gesekan. Ada beberapa orang atau oknum yang mengharapkan ditarik disuruh masuk (petugas pengawas TPS). Tapi belum terjadi penyekapan. Hanya intimidasi dan kontak fisik," kata Andrianus kepada Detikcom, Senin (15/4/2019).

Pria yang biasa dipanggil Ansel kemudian bercerita, petugas pengawas TPS diberi tugas untuk melakukan penertiban APK. Namun beberapa relawan partai tidak terima karena diduga petugas tersebut merusak APK hingga sobek.


"Pengawas kita kontak fisik orang yg mengaku yg punya posko dianggap APK robek mereka minta surat tugas dan lain-lain. Seharusnya tidak perlu terjadi. Karena mereka bekerja sesuai aturan," tambahnya.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan penyelidikan terkait insiden itu. Menurut Ansel, masalah tersebut bisa dibawa ke ranah pidana jika terbukti.

"Kita proses dan kita mintai keterangan habis ini semua yg ada di sana. Kita pelajari dulu. Karena jika memang terbukti berarti ada pasal pidana," tambahnya.

Ansel menambahkan, beberapa kejadian intimidasi dan gesekan juga terjadi di beberapa kecamatan di Banyuwangi. Antara lain di Kecamatan Kalipuro, Kabat, Wongsorejo dan Muncar.


"Ada pengadangan di sana. Tapi yang paling parah intimidasi dan kontak fisik terjadi di Muncar," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di Muncar diwarnai penyekapan petugas. Petugas Panwaslu Muncar sempat disekap saat melakukan penertiban baliho salah satu partai pendukung capres-cawapres.

Aksi penyekapan itu terjadi Minggu (14/4). Enam orang pengawas TPS yang melakukan penertiban Baliho di Desa Tembokrejo sempat dibawa masuk ke dalam gudang. Yang ternyata merupakan posko dari salah satu partai itu.


Simak Juga 'Pengawas TPS di Banyuwangi Gelar Aksi Damai':

[Gambas:Video 20detik]


(sun/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed