Sandiaga Uno Prihatin pada Guru PAUD yang Gajinya 'Sajuta'

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 04 Apr 2019 20:55 WIB
Sandiaga bertemu guru-guru PAUD di Surabaya/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno bertemu guru-guru PAUD di Surabaya. Sandi mengaku prihatin melihat para guru yang gajinya hanya sabar, jujur, tawakal (Sajuta).

"Selama ini mereka bilang pendapatannya Sajuta, sabar, jujur dan tawakal sangat memprihatinkan," kata Sandi saat bertemu guru PAUD di DBL Arena Surabaya, Kamis (4/4/2019).

Sandi berjanji, jika terpilih nanti akan melakukan sebuah upaya untuk kesejahteraan para guru PAUD. Seperti yang telah ia lakukan saat menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta.



"Tentunya kami sudah memiliki pengalaman di DKI di mana komitmen kita untuk menyejahterakan guru PAUD kita pasang badan untuk berbicara dengan DPRD dan Alhamdulillah kita bisa mengalokasikan peningkatan kesejahteraan guru-guru PAUD. Ini akan kita lakukan di level nasional jika Allah SWT memberikan amanah ini kepada kami," imbuh Sandi.

"Prabowo-Sandi memberikan komitmen bahwa kita akan memberikan perhatian lebih kepada guru-guru PAUD yang sudah mengabdi untuk memastikan Generasi masa depan kita cerdas dan berakhlakul karimah," tambahnya.

Kepada para guru PAUD yang hadir, Sandi berpesan agar menanamkan jiwa kewirausahaan pada murid sejak dini. Menurut Sandi, pendidikan kewirausahaan penting agar dapat meningkatkan perekonomian.



"Saya menitipkan agar mereka bisa memberikan wawasan kewirausahaan kepada anak-anak semenjak usia dini mungkin sehingga mereka nanti dalam penerusan minat dan bakatnya bisa juga bahwa mereka bisa menjadi pencipta lapangan kerja sebagai wirausaha yang menggerakkan ekonomi kita," lanjutnya.

Sandi menyayangkan banyak guru PAUD yang berhalangan hadir lantaran dilarang beberapa pihak. Menanggapi hal itu, ia berharap masyarakat bisa mendapatkan kebebasan berdemokrasi.

"Tadi disampaikan sendiri bahwa mereka tidak merasa diperhatikan malah ada yang mau ke sini dilarang-larang ini harus menghargai kebebasan berdemokrasi mereka untuk menyampaikan aspirasi," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Sahabat Prabowo-Sandiaga Jawa Timur, Fauzi Mahendra mengatakan bahwa Sandiaga Uno mengaku senang bertemu dan bisa menyapa para guru PAUD.

"Bang Sandi memang dari dulu ingin menyapa guru-guru PAUD. Karena mereka ini kurang diperhatikan oleh pemerintah. Dari situ baru kami dengan teman-teman mengajukan dan Bang Sandi senang untuk menghadiri guru paud ini," ujarnya.

Fauzi yang juga selaku Pengurus Aliansi pengusaha nasional ini pun mendukung penuh atas imbauan Cawapres nomor urut 02 terkait menyisipkan pendidikan berwirausaha sejak dini.

"Saya sangat setuju apa yang disampaikan Bang Sandi. Agar anak bangsa sampai sekarang masih kebingunan setelah lulus S-1 untuk mencari pekerjaan. Jadi sejak dini mulai diajarkan. Saya sendiri dapat ilmu karena saat sekolah diajarkan caranya bekerja oleh orang tua," terang Fauzi.

Dari situlah, lanjut Fauzi, pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 ingin memberikan wawasan berwirausaha sejak usia dini. "Artinya mengenalkan dulu bahwa ini loh yang namanya pekerjaan, ini loh sopan santun. Minimal ada gambaran agar menggerakkan saat usia remaja sudah siap berwirausaha," pungkasnya (sun/bdh)