DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 10:57 WIB

Situs di Tol Pandaan-Malang Dikelola Pemkab Malang, Ini yang Akan Dilakukan

Muhammad Aminudin - detikNews
Situs di Tol Pandaan-Malang Dikelola Pemkab Malang, Ini yang Akan Dilakukan Situs Sekaran di tengah proyek Tol Pandaan-Malang (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Pemkab Malang telah menyiapkan pengelolaan situs di tol Pandaan-Malang. Termasuk melanjutkan penggalian situs setelah masa ekskavasi situs bernama Sekaran itu selesai.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara mengatakan, rencana pengelolaan situs Sekaran sudah diajukan. Hal ini merujuk dari hasil penyampaian sementara oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

"Hasil penyampaian balai cagar budaya sudah kami terima. Termasuk rekomendasi pengelolaan situs kepada kami (Pemkab Malang), dan rencana pengelolaan sudah kami ajukan kepada Bapak Bupati. Agar bisa segera menindaklanjuti baik itu penggalian dan pengelolaan situs," ungkap Made kepada detikcom, Kamis (21/3/2019).

Dikatakan, bahwa keberlanjutan ekskavasi akan menggandeng BPCB beserta pecinta cagar budaya. Hal ini sebagai penyelamatan situs secara maksimal.


"Tentu, saat kelanjutan ekskavasi nanti. Kami juga masih melibatkan BPCB dan pihak terkait termasuk Jasa Marga. Begitu juga dengan pendanaannya," terang Made dalam sambungan telpon.

Bukan hanya kelanjutan ekskavasi situs. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang juga merencanakan desain atap situs. BPCB sebelumnya meminta agar bagian atas penggalian dipasang cungkup (atap).

"Soal itu juga masuk dalam rencana pengelolaan situs Sekaran. Mungkin desain cungkup akan melibatkan Cipta Karya," beber Made.

Ke depan diharapkan, situs Sekaran menjadi pengetahuan baru untuk masyarakat mengenal sejarah masa lampau. Baiknya lagi, keberadaan menjadi destinasi wisata di wilayah Pakis.

"Sebisanya mungkin dikelola dengan baik, sebagai pelestarian dan juga pengetahuan akan sejarah masa lalu. Syukur-syukur bisa menjadi destinasi wisata sejarah yang dimiliki Kabupaten Malang," harap Made.


BPCB secara langsung menyampaikan progress penyelamatan situs Sekaran kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, PT Jasa Marga Pandaan-Malang, Muspika, Pemdes Sekarpuro, dan pegiat jejak sejarah.

Dari pertemuan itu disepakati rekomendasi sebagai berikut :

1. Pelestarian situs Sekaran perlu dilakukan secara bersama antar seluruh stake holder.

2. Ekskavasi terus dilanjutkan hingga Kamis 21 Maret oleh BPCB Jawa Timur.

3. Setelah ekskavasi, struktur yang tersingkap akan dipasang cungkup (atap) oleh pihak Jasa Marga bersama Pemerintah Desa Sekarpuro.

4. Penjagaan dan pengamanan temuan dilakukan oleh pihak desa bersama komunitas.

5. Pengelolaan lanjutan setelah ekskavasi selesai, kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang.

6. BPCB diminta menyampaikan luasan area situs, agar PT Jasa Marga Pandaan-Malang bisa mendesain ulang rencana perubahan jalur tol.
(iwd/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed