DetikNews
Minggu 24 Februari 2019, 09:06 WIB

Melaju 100 Km/Jam di Tol Madiun, Bus Medali Mas Tabrak Truk

Sugeng Harianto - detikNews
Melaju 100 Km/Jam di Tol Madiun, Bus Medali Mas Tabrak Truk Foto: Istimewa
Madiun - Bus PO Medali Mas yang melaju dengan kecepatan tinggi tidak bisa dikendalikan sang pengemudi yang mengantuk. Akibatnya bus tersebut menabrak truk hingga menewaskan kernet bus.

Sebuah bus bernopol N 7548 UA jurusan Malang-Cirebon menabrak truk bernopol B 9247 BYU. Kecelakaan terjadi di ruas tol Ngawi-Wilangan KM 633+200, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Madiun, Minggu (24/2/2019) pukul 01.00 WIB.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Ia adalah kernet bus bernama Yono(35) yang mengalami pendarahan akibat luka di kepala.
"Betul, kecelakaan di ruas tol Ngawi-Wilangan tepatnya di KM 633+200 Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Satu orang yang meninggal kernet bus," kata Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Imam Mustolih saat dihubungi detikcom Minggu (24/2/2019).

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan juga mengakibatkan empat orang terluka yang kini dirawat di RSUD Caruban. Termasuk pengemudi bus PO Medali Mas, Ali (45), warga Desa Kepanjeng, Kecamatan Jatikerto, Kabupaten Malang.

Melaju 100 Km/Jam di Tol Madiun, Bus Medali Mas Tabrak TrukFoto: Istimewa

"Korban yang luka ada empat masih di rawat di RSUD Caruban, satu diantara nya sopir bus. Yang tiga penumpang rata-rata luka babras dan memar ini masih menunggu keluarga untuk menjemput," imbuhnya.
Imam mengatakan, polisi menduga kecelakaan tersebut akibat kelalaian pengemudi bus. Semula kendaraan bus Medali Mas yang mengangkut 11 penumpang melaju di lajur kiri dari arah timur ke barat atau dari arah Nganjuk ke Madiun dengan kecepatan tinggi di atas 100 km/jam. Namun karena menngantuk, konsentrasi pengemudi menurun sehingga menabrak bus yang melaju di depannya.

"Analisa petugas sementara, kecelakaan terjadi disebabkan Kurang hati-hatinya pengemudi bus. Laju kendaraan pada kecepatan maksimal 100 km/jam. Dan tidak bisa mengendalikan saat ada truk di depannya. Hal tersebut dipengaruhi juga kondisi fisik pengemudi bus yang mengantuk," lanjutnya.

Imam menambahkan saat ini Satlantas Polres Madiun masih memintai keterangan pengemudi truk bernama Ipung Prabowo (36) dan kernet truk Saiful Anwar (32). Keduanya warga Dukuh Krajankulon RT 02/07 Kecamatan Belik Pemalang, Jawa Tengah.
(sun/sun)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed