detikNews
Selasa 12 Februari 2019, 20:10 WIB

Viral, Video Keranda Berisi Jenazah Dihanyutkan di Sungai Lamong

Deny Pastyo Utomo - detikNews
Viral, Video Keranda Berisi Jenazah Dihanyutkan di Sungai Lamong Viral video keranda jenzah dihanyutkan di sungai/Foto: Istimewa
Gresik - Video sejumlah orang menghanyutkan keranda berisi jenazah melewati derasnya arus sungai viral di media sosial. Apa yang terjadi hingga keranda itu harus dihanyutkan di sungai?

Dari informasi yang dihimpun detikcom, kejadian di video itu terjadi di Kecamatan Kedamaian, Gresik. Warga nekat menyeberangi Kali Lamong yanag saat itu dalam kondisi arus yang deras. Mereka ingin memakamkan warganya yang meninggal di desa seberang, karena kondisi makam di kampungnya saat itu terendam banjir.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, terlihat sejumlah warga berjibaku dengan derasnya air sungai untuk menyeberangkan keranda jenazah. Keranda berisi jenazah itu ditaruh di atas ban, dan dihanyutkan di air agar bisa sampai di daratan desa sebelah.

Wakapolsek Kedamaian Gresik Ipda Anas Tohari saat dikonfirmasi detikcom membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya. Saat itu menurut Anas, warga berusaha menyeberangkan jenazah dengan melintasi Kali Lamong.

"Benar, kejadiannya siang tadi di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik," kata Anas saat dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019).

Anas juga menjelaskan jika warga saat itu sedang melakukan proses pemakaman jenazah Sayu (80), warga Dusun Gorekan Lor RT 12 RW 6 Desa Cermen Kecamatan Gresik.

Kenapa mereka harus menghanyutkan keranda jenazah di sungai? Warga nekad karena jembatan satu-satunya penghubung antar desa jauh dan terbuat dari bambu.

"Informasi dari kepala desa setempat, infomasinya mau memakamkan warganya. Namun makam yang berada di dusunnya tergenang air, maka dipindahkan ke makam yang berada di sebarang sungai," kata Anas.

Anas juga menjelaskan, berdasarkan informasi dari Kepala Desa Cermen, di kawasan tersebut pernah memiliki jembatan. Namun jembatan tersebut rusak tergerus air sungai.

"Dulu ada jembatan tapi sudah rusak. Informasinya akan dibuatkan jembatan disitu," ujar Anas.

Sementara itu, Camat Kedamean Narto mengatakan pihaknya sudah mengusulkan pembangunan jembatan di kawasan Desa Cermen tersebut. "Memang sudah direncakan untuk pembangunan jembatan dan itu disampaikan pada Musrembangdes," ujar Narto.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com