DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 18:14 WIB

Tahun Ini Unair Siap Tampung 5.485 Mahasiswa Baru

Hilda Meilisa - detikNews
Tahun Ini Unair Siap Tampung 5.485 Mahasiswa Baru Foto: Istimewa
Surabaya - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya siap menampung 5.485 mahasiswa baru (maba) tahun ini. Para maba tersebut akan diambil dari berbagai jalur.

Rektor Unair Prof Moh Nasih mengatakan ada tiga jalur yang bisa ditempuh para maba, yakni SNMPTN, SBMPTN dan jalur Mandiri. Kuota ini pun naik dibanding tahun 2018 yang hanya 5.125 mahasiswa.

"Klasifikasinya, pada jalur SNMPTN akan diterima sebanyak 1.650, jalur SBMPTN sebanyak 2.195, dan 1.640 mahasiswa lainnya untuk jalur Mandiri," kata Nasih saat sosialisasi penerimaan maba di Kampus Unair, Surabaya, Senin (11/2/2019).

Nasih menambahkan peningkatan tahun ini akibat beberapa program studi yang mengalami kenaikan kuota. Misalnya Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan beberapa prodi teknik.

Sementara untuk SBMPTN, komponen penilaiannya berasal dari indeks siswa dan indeks sekolah. Dari indeks sekolah misalnya, akan ditentukan melalui daya tampung untuk setiap program studi. Sedangkan indeks siswa, akan dihitung dari penilaian panitia pusat, hal ini masuk dalam Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

"Yang dinilai pertama untuk jalur SBMPTN adalah indeks sekolah. Yakni hasil ujian tulis yang berasal dari SMA masing-masing. Sehingga, nilai SBMPTN siswa masing-masing sekolah sangat mempengaruhi indeks sekolah," papar Nasih.

Jadi, meski ada siswa yang memiliki nilai tinggi, namun tidak masuk dalam batasan tertentu untuk sekolahnya, bisa jadi siswa tersebut tidak diterima. Hal tersebut tergantung dari beberapa pertimbangan penilaian.

Nasih menyarankan untuk siswa yang memiliki prestasi di bidang sains, seperti olimpiade, agar dicantumkan saat pendaftaran. Karena, prestasi akademik siswa yang sertifikat bisa menjadi bahan pertimbangan Unair.

Selain itu, untuk jalur SBMPTN, wawasan kebangsaan siswa akan menjadi bahan pertimbangan penilaian. Wawasan kebangsaan ini dinilai dari esai yang dibuat oleh siswa.

Esai ini untuk menjaring terkait ideologi, termasuk wawasan kebangsaan siswa. Hal ini lantaran siswa yang akan masuk perguruan tinggi diharapkan bisa bermanfaat untuk negara.

"Unair menerima bukan hanya mahasiswa yang otaknya cerdas, namun juga hatinya kepada NKRI. Sehingga nilai wawasan kebangsaan akan kita pertimbangkan," pungkasnya.
(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed