DetikNews
Jumat 16 November 2018, 21:07 WIB

Ratusan Pesilat Luruk Perusahaan Pembiayaan di Probolinggo, Ada Apa?

M Rofiq - detikNews
Ratusan Pesilat Luruk Perusahaan Pembiayaan di Probolinggo, Ada Apa? Foto: M Rofiq
Probolinggo - Ratusan pendekar silat meluruk kantor sebuah perusahaan pembiayaan di Desa Sumber Lele, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Para pesilat yang tergabung dalam IPSI atau Ikatan Pencak Silat Indonesia itu mempertanyakan perampasan motor milik Dian Meirina, warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Dian sendiri merupakan, seorang juri untuk Pekan Olah Raga Kabupaten Probolinggo (PORKAB) 2018. Motor korban dirampas oleh debt collector saat tengah melintas di jalur Pantura.

Ketua IPSI Kabupaten Probolinggo Ahmad Ansori mengatakan aksi para pesilat merupakan bentuk solidaritas terhadap Dian.


Para pesilat tak terima atas perlakuan debt collector yang dianggap semena-mena dengan mengambil motor Dian. Apalagi diketahui jika motor yang dirampas sudah lunas angsuran.

"Seharusnya kalo memang ada masalah, mestinya diselesaikan secara kekeluargaan bukan aksi seenaknya sendiri," ujar Ansori kepada wartawan, Jumat (16/11/2018).

"Tidak sepatutnya lah seperti ini, bila memang ada tunggakan, enaknya kan diselesaikan baik-baik atau datang ke rumahnya. Kalau kayak gini, jelas kami tidak terima," lanjut Ansori.


Ansori mengatakan karena ada kasus ini Pertandingan silat yang digelar IPSI di GOR sasana Krida Kraksaan dalam rangka PORKAB 2018 akhirnya tertunda. Penyebabnya Dian masih trauma berat sehingga tidak bisa menjadi wasit atau juri silat.

"Gara-gara perampasan, ya terpaksa pertandingan terhenti, dan jelas ini merugikan kami. Kami dari 23 perguruan tergabung IPSI, meminta perusahaan pembiayaan ini bertanggung jawab. Dan lagi debt collector sudah lama meresahkan masyarakat," tandas Ansori.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed