DetikNews
Jumat 16 November 2018, 15:26 WIB

Pengacara Tersangka Korupsi Kedelai Ajukan Penangguhan Penahanan

Charolin Pebrianti - detikNews
Pengacara Tersangka Korupsi Kedelai Ajukan Penangguhan Penahanan Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Kuasa hukum Wanda Kristanti, wanita yang terseret korupsi benih kedelei senilai Rp 1,3 miliar, akan melakukan penangguhan penahanan.

"Bu Wanda tidak merasa melakukan hal yang bertentangan dengan undang-undang," tutur Indihantoro, kuasa hukum Wanda Kristanti saat dihubungi, Jumat (16/11/2018).

Menurutnya, Wanda hanya melakukan sesuai kesepakatan. Benih kedelai sebanyak 100 ton sudah siap dikirim, hanya saja masih menunggu proses labelling. Barang belum dikirim, Wanda sudah disidik oleh kejaksaan. Padahal tanggal 23 November nanti benih kedelai siap dikirim.


"Jika dikirim tanpa labelling nanti bisa bermasalah di kemudian hari, tapi ini yang kena adalah Wanda," jelasnya.

Indihantoro menambahkan, Kamis (15/11) malam usai diperiksa oleh jaksa, Wanda ditetapkan sebagai tersangka sekaligus dilakukan penahanan.

"Kemarin sempat alot, Wanda tidak mau tanda tangan. Sama Kasie Pidsus bilang silahkan tidak usah tanda tangan tapi eksekusi untuk menahan tetap berjalan," papar dia.


Pihaknya kini berusaha melakukan penangguhan penahanan. Sebab itu merupakan hak klien. "Rencananya Senin (19/11) mendatang kami ajukan penangguhan penahanan," tandas dia.

Wanda Kristanti, diketahui sebagai vendor penyediaan barang dalam program pemerintah untuk perluasan lahan kedelai di Ponorogo dijebloskan ke penjara. Tersangka kedapatan melakukan penyimpangan dari kesepakatan awal dari 160 ton kedelai yang seharusnya dikirim, hanya ada 58 ton saja. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp 1,3 M dari total program Rp 3,98 M.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed