DetikNews
Jumat 09 November 2018, 22:45 WIB

Keluarga Datangi RS Korban Insiden Drama Surabaya Membara Dirawat

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Keluarga Datangi RS Korban Insiden Drama Surabaya Membara Dirawat Foto: Deny Prasetyo Utomo/detikcom
FOKUS BERITA: Drama Surabaya Membara
Surabaya - Keluarga korban insiden jatuhnya penonton drama kolosal 'Surabaya Membara' mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat. Mereka panik dan ingin tahu keadaan korban.

Salah satunya Kasiati, warga Simokerto I. Kasiati mengaku panik ketika mendengar anaknya, yang bernama Ahmad Umar Jafar, kelas I SMP, menjadi korban.

"Saya tahu dari Go-Jek yang datang kemari, bilang anak saya terjatuh. Katanya dirawat di RSUD dr Soewandhi. Makanya saya langsung ke sini," kata Kasiati kepada detikcom di RSUD dr Soewandhi, Jumat (9/11/2018).


Kasiati mengatakan anaknya mengalami patah tulang di pergelangan tangan kanan.

"Anak saya mengalami patah tulang di pergelangan tangan kanan. Tadi pamitan minta uang Rp 2.000 untuk melihat acara 'Surabaya Membara'. Berangkat jalan kaki dari rumah," kata Kasiati.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan mengatakan ada 10 korban luka dan 1 meninggal yang dirawat di RSUD Soewandhi.


"Saat ini ada 10 korban luka yang dirawat. Tapi yang terkait insiden di viaduk ada tujuh korban, sementara tiga di antaranya akibat sesak napas karena asap. Satu korban meninggal," ungkapnya.

Rudi juga belum bisa memerinci nama-nama korban yang dirawat di RSUD Soewandhi. "Kami masih identifikasi dulu. Karena banyak yang tidak bawa KTP," ujar Rudi.

Dari pantauan detikcom di RSUD dr Soewandhi, saat ini puluhan korban masih dirawat di instalasi gawat darurat (IGD). Keluarga korban silih berganti masuk membantu keperluan korban.
(iwd/iwd)
FOKUS BERITA: Drama Surabaya Membara
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +