DetikNews
Jumat 09 November 2018, 14:32 WIB

Jenazah Haska Korban Lion Air Tiba di Blitar, Ini Permintaan Keluarga

Erliana Riady - detikNews
Jenazah Haska Korban Lion Air Tiba di Blitar, Ini Permintaan Keluarga Foto: Erliana Riady
FOKUS BERITA: Lion Air Jatuh
Blitar - Jenazah salah satu korban Lion Air PK-LQP, Tri Haska Hafidzi tiba di rumah duka di Desa Darungan Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Tri merupakan satu dari empat pegawai pajak yang jenazahnya baru saja teridentifikasi, Kamis (8/11/2018).

Jenazah pria yang akrab disapa Haska itu tiba di rumah duka pada pukul 11.10 WIB. Jenazah dibawa menggunakan ambulance Yayasan Gotong Royong Malang bernopol N 8954 CG dan diiringi delapan mobil yang dinaiki para pejabat Kanwil Direktorat Jendral Pajak Jatim III.

Selain dari Ditjen Pajak, perwakilan managemen Lion Air Grup Bandara Malang juga tampak mengantarkan jenazah bapak dua anak tersebut.

Begitu peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah, ibu ayah dan dua saudara Haska tampak tegar. Begitu juga dengan istri korban, Dela. Tangisan histeris justru datang dari kerabat Haska.

"Lee... akhire teko omah sampean (akhirnya sampai rumah juga kamu)," tangis seorang ibu berkerudung hitam, Jumat (9/11/2018).


Jenazah kemudian disalatkan sebelum para pentakziah menunaikan salat Jumat di masjid terdekat. Kakak kandung Haska, Kurniadi Ikhwan mengaku keluarga telah mengikhlaskan kepergian adik bungsunya ini. Namun pihak keluarga meminta KNKT mengungkap dengan jelas penyebab jatuhnya Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 di perairan Karawang tersebut.

"Informasi yang diterima pihak keluarga, kecelakaan ini karena kerusakan teknis. Menurut kami ini bukan bencana tapi kecelakaan kerja. Kami minta KNKT mengungkap secara jelas penyebab kecelakaan itu, biar tidak terulang kejadian yang sama," kata Kurniadi kepada detikcom.

Jenazah Haska Korban Lion Air Tiba di Blitar, Ini Permintaan KeluargaFoto: Erliana Riady

Menanggapi hal itu, Airport Manager Lion Grup Bandara Malang Panca Susila yang turut mengantarkan jenazah menyatakan pihaknya siap mengikuti apapun hasil penyelidikan otoritas yang berwenang.

"Kami ikuti semua proses yang sedang berjalan. Manajemen sangat siap untuk itu semua," tandas Panca.

Pihak Lion Air sendiri, lanjut Panca, telah memproses penyerahan santunan bagi para korban. Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 tahun 2011, keluarga Haska memperoleh santunan sebesar Rp 1,25 miliar, penggantian bagasi Rp 50 juta dan uang duka sebesar Rp 25 juta.


Sedangkan uang santunan Jasa Raharja juga telah disampaikan kepada ahli waris, yaitu istri korban, sebesar Rp 50 juta.

"Karena tempat tinggal ahli waris di Bekasi, maka yang menyelesaikan dan menyerahkan asuransi kecelakaan dari Jasa Raharja Bekasi," kata Kepala Jasa Raharja Tulungagung Purwono secara terpisah.

Setelah disemayamkan di rumah duka selama kurang lebih tiga jam, jenazah Haska diberangkatkan ke pemakaman setempat pada pukul 13.37 WIB dengan diiringi hujan deras dan petir menggelegar.


Simak Juga 'Isak Tangis Warnai Penyerahan 17 Jenazah Lion Air':

[Gambas:Video 20detik]



(lll/lll)
FOKUS BERITA: Lion Air Jatuh
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed