DetikNews
Jumat 09 November 2018, 09:01 WIB

Bermodal Cekak, Arik Raup Ratusan Juta dari Bisnis Peralatan Silat

Muhajir Arifin - detikNews
Bermodal Cekak, Arik Raup Ratusan Juta dari Bisnis Peralatan Silat Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Arik Murwanto (36) berhasil membuktikan keterbatasan modal tak menghalanginya untuk sukses. Dengan modal hanya Rp 400 ribu, pemuda asal Kota Pasuruan ini pun sukses berjualan peralatan pencak silat.

"Saya memulai usaha ini beberapa tahun lalu. Bisa dikatakan karena kebetulan. Tapi karena potensinya bagus, saya seriusi dan bisa seperti sekarang," kata Arik kepada detikcom, Jumat (9/11/2018).

Guru matematika di SMK Negeri 1 Pasuruan ini mengisahkan, ide menjual peralatan pencak silat muncul saat para muridnya mengalami kesulitan dana saat pergi bertanding. Kebetulan Arik juga berprofesi sebagai pelatih pencak silat.


Tak mau melihat anak didiknya gagal tanding, Arik memutuskan untuk menjual beberapa perlengkapan silat seperti baju, sabuk hingga tongkat miliknya. Dari uang itu, ia bisa melunasi biaya pertandingan anak didiknya.

"Sebagai pelatih saya memberikan dukungan penuh pada mereka. Sebelumnya saya sering mengeluarkan dana pribadi demi memberangkatkan muridnya untuk pergi bertanding," ungkap Arik.

Bermodal Cekak, Arik Raup Ratusan Juta dari Bisnis Peralatan SilatFoto: Muhajir Arifin

Namun dari momen tersebut, Arik justru membaca adanya peluang bisnis dari peralatan pencak silat. Ia pun mencoba memproduksi sendiri perlengkapan silat dan menjualnya di toko sederhana yang ada di depan rumahnya di Perum Graha Indah, Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo.

"Kelebihannya produk saya didesain dan dibuat oleh seorang praktisi silat langsung. Jadi benar-benar sudah disesuaikan dengan kondisi sebenarnya silat. Sudah standar," tandasnya.

Beruntung tak ada kendala berarti yang dihadapi Arik. "Adakalanya nyari bahan beberapa produk saya yang langka dan agak sulit. Tapi asal kita ada kemauan dan bekerja keras ya lancar-lancar saja," akunya.


Tak disangka, peminat perlengkapan silat tersebut makin hari makin bertambah, apalagi ia kemudian berinisiatif mengembangkan bisnisnya ke ranah online.

"Saya memutuskan untuk membuka toko online pertama saya di Tokopedia karena bagi saya prosesnya lebih mudah, namanya Kios Terate," beber Arik.

Setelah memasuki ranah online, peminat produk Arik meluas. Berkat perjuangan, kerja keras serta dedikasinya saat ini dia memiliki 3 staf administrasi, 13 penjahit, dan 27 pekerja yang membantu menjalankan usahanya.

"Saat ini, Kios Terate saya menjual lebih dari 6.500 produk ke seluruh Indonesia. Dari modal awal Rp 400 ribu, kini bisa menghasilkan sampai Rp 100 juta setiap bulannya," pungkasnya.

Meski sudah sukses dan bisa membuka lapangan kerja orang-orang di sekitarnya, Arik tetap mengajar di sekolah dan melatih silat. Bahkan ia bisa membiayai kebutuhan murid-murid silatnya, baik saat berlatih maupun bertanding.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed