DetikNews
Rabu 26 September 2018, 15:18 WIB

Penusukan Kacab Bank di Kediri, Keterangan Korban dan Pelaku Beda

Andhika Dwi - detikNews
Penusukan Kacab Bank di Kediri, Keterangan Korban dan Pelaku Beda AKP Hanif Fatih memperlihatkan noda darah korban penusukan. (Foto: Andhika Dwi)
Kediri - Ada sejumlah fakta yang dikumpulkan polisi terkait kasus penusukan kepala cabang sebuah bank sekuritas di Kota Kediri beberapa waktu. Namun yang menonjol adalah perbedaan keterangan dari korban maupun terduga pelaku.

Korban, Jonny Suwono (43) dan terduga pelaku Ririn Seftifiana (34) disebut berangkat dari kantor pada hari Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 09.00 WIB menuju Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia silver dengan nopol N 1437 BV.

Setelah itu, Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Hanif Fatih mengatakan kedua orang yang terlibat memberikan keterangan yang berbeda. Ririn mengaku awalnya diajak oleh Jonny yang tak lain atasannya untuk menemui salah seorang nasabah di Kecamatan Pare.

Setibanya di pinggir jalan Desa Sambirejo, mobil berhenti dan keduanya menunggu selama sekitar 30 menit. Ririn yang tadinya duduk di samping Jonny di bangku depan tiba-tiba berpindah tempat ke kursi belakang pengemudi.


Saat inilah Ririn mengaku langsung diserang, namun ia berhasil merebut pisau dan menusuk bagian leher Jonny. Ririn lantas keluar dari mobil dan berupaya meminta tolong kepada warga sekitar.

"Kalau versi dari Ririn, Ririn akan dibunuh dan dihabisi saat di dalam mobil dengan menggunakan pisau. Lalu Ririn berhasil merebut pisau kemudian menusuk leher Jonny, dan sebelumnya mereka sedang menunggu nasabah bank di Pare dengan berdiam di dalam mobil," jelas Hanif kepada detikcom, Rabu (26/9/2018).

Namun Jonny yang sedang mendapat perawatan medis secara intensif di RSUD Pare, sempat berujar kepada polisi bahwa kala itu ia diajak Ririn untuk bertemu nasabahnya. Mereka sempat menunggu di pinggir jalan selama 30 menit.

Di saat menunggu itulah, Ririn tiba-tiba pindah ke kursi belakang, persis di belakang kursi pengemudi di mana Jonny duduk. Sesaat kemudian Jonny mengaku dipukul di bagian kepala menggunakan palu. Jonny lantas refleks menoleh ke belakang dan langsung ditusuk di bagian leher oleh Ririn.


Karena kesakitan, Jonny keluar dari mobil dan meminta tolong kepada warga yang ada di sekitar lokasi.

"Versi Jonny, saat menunggu nasabah dari Ririn, Ririn pindah ke kursi belakang. Tanpa ada penjelasan Jonny langsung dipukul. Saat dirinya menoleh dan berusaha menanyakan sebabnya Ririn langsung menusuk lehernya dengan pisau. Ini berdasar keterangan singkat anggota di lokasi dan Jonny saat saya temui kemarin malam di RS," papar Hanif.

Ketika korban meminta tolong, secara kebetulan ada mobil ambulans dari puskesmas di Kabupaten Kediri yang melintas. Dengan mobil itu, warga membawa Jonny ke RSUD Pelem, Pare, sementara RR diamankan warga untuk kemudian dibawa oleh anggota polisi yang datang ke TKP.

"Jadi Jonny ini langsung dilarikan ke RS oleh warga sekitar menggunakan mobil ambulans yang kebetulan melintas, sedangkan Ririn kita amankan untuk dimintai keterangan," pungkas Hanif.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed