DetikNews
Rabu 19 September 2018, 20:00 WIB

Kuota Penerimaan CPNS di Jatim Capai 16.267 Kursi, Ini Formasinya

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kuota Penerimaan CPNS di Jatim Capai 16.267 Kursi, Ini Formasinya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Anom Surahno dan Pj Sekdaprov Jatim, Jumadi Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Untuk penerimaan CPNS yang akan dibuka pada tanggal 26 September, Jawa Timur telah menyiapkan kuota sebanyak 16.267 kursi. Kuota ini tersebar rata di beberapa daerah di Jatim.

Kuota tersebut sudah termasuk 'jatah' untuk lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim yang jumlahnya sebanyak 2.065 kursi.

"Secara keseluruhan jumlah formasi CPNS se-Jatim sebanyak 16.276 formasi, sementara Pemprov Jatim sebanyak 2.065 formasi CPNS," ujar Pj Sekdaprov Jatim, Jumadi saat jumpa pers di Kantor Gubernur Jatim, Rabu (19/9/2018).


Jumlah ini terbagi menjadi tiga formasi, yaitu tenaga guru 826 kuota, tenaga kesehatan 797 kuota, dan tenaga teknis sebanyak 442 kuota.

"Untuk formasi terbanyak guru dan tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan dari dokter sampai dokter spesialis. Kalau guru, ada guru SMA dan guru SMK. Yang untuk teknik atau formasi lainnya itu untuk kebutuhan tenaga di badan perencanaan dan sebagainya," urai Jumadi.

Sementara itu untuk kuota K2 atau Kebutuhan Khusus, Jumadi mengatakan di Jatim masih belum ada. Namun pihaknya akan berupaya mengirimkan surat kepada Menpan-RB agar kuota untuk K2 yang biasanya diisi oleh pegawai honorer tersedia.

Senada dengan Jumadi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Anom Surahno mengatakan di tingkat provinsi memang tidak ada pegawai K2 melainkan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Akan tetapi pihaknya akan mengirim surat pengajuan agar pegawai K2 bisa mengikuti tes.

"Kalau provinsi memang nggak ada PTT. Yang banyak kalau K2 ada di kabupaten kota. Nanti yang dikirimkan suratnya adalah yang K2, jadi kita minta agar dia tetap bisa ikut tes. Nanti kita membuat suratnya ke Pak Menpan dan Pak BKN, mbok ada perlakuan yang berbeda," paparnya.


Tak hanya bisa mengikuti tes, Anom mengatakan pihaknya juga akan meminta passing grade untuk K2 diturunkan. Misal untuk tes biasa bisa 298 sedangkan K2 bisa 250.

"Kami juga minta agar passing gradenya itu diturunkan. Kalau yang biasa itu kan 298, apakah jika K2 bisa 250," tambahnya.

Anom menambahkan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait jenis jabatan, jumlah formasi, persyaratan administrasi serta cara pendaftaran CPNS, dapat mengakses situs http://bkd.jatimprov.go.id dan http://sscn.bkn.go.id.

Namun ia berpesan, setiap pendaftar CPNS hanya bisa mendaftar pada satu instansi pemerintah dan hanya diperkenankan pada satu formasi jabatan saja.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed