DetikNews
Senin 30 Juli 2018, 10:53 WIB

10 Tahun Nabung Rp 500/Hari, Tukang Becak Ini Akhirnya Berhaji

M Rofiq - detikNews
10 Tahun Nabung Rp 500/Hari, Tukang Becak Ini Akhirnya Berhaji Santuso saat diantar keluarganya berangkat ke Embarkasi Surabaya. (Foto: M Rofiq)
Probolinggo - Raut bahagia terlihat jelas di wajah Santuso (55). Tahun ini warga Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo tersebut akhirnya bisa memenuhi panggilan menjadi tamu Allah.

Padahal Santuso tak pernah menyangka mimpi ini akan menjadi kenyataan mengingat sehari-hari ia hanya bekerja sebagai tukang becak.

"Ya kuncinya semangat pak, niat tulus mengharap ridho Ilahi agar keinginan saya berhaji terwujud. Puji syukur akhirnya benar-benar dikabulkan keinginan saya," ungkap Santuso saat berbincang dengan detikcom beberapa waktu lalu.


Dikisahkan Santuso, ia rela kerja siang dan malam demi mengumpulkan uang tabungan haji selama 10 tahun.

Setiap hari, Santuso mengangkut ikan dengan becaknya dari dermaga ke rumah nelayan. Namun jika musim angin besar dan banyak nelayan yang tidak melaut, Santuso pun beralih menjadi penarik becak wisata snorkeling dan Gua Kucing peninggalan Syeh Maulana Ishaq di pulau Gili Ketapang.

Dari pekerjaan itu, Santuso memperoleh penghasilan Rp 100-150 ribu dalam sehari. Dari uang tersebut, ia sisihkan sebesar Rp 500-1.000 atau kadang tak tentu, dan sisanya untuk biaya hidup keluarganya.

Bapak dua anak itu juga mengaku tak pernah meninggalkan salat tahajud agar niatnya berhaji segera dikabulkan oleh Allah SWT.

Namun kini setelah doanya terkabul, Santuso harus ikhlas karena tak bisa berhaji bersama sang istri.

"Sebetulnya saya ingin mengajak istri juga, namun karena nggak ada biaya, akhirnya ya jalan sendiri. Disyukuri sajalah pak, istri saya juga ikhlas," tandasnya.


Sementara Toib, tetangga dekat Santuso yang mengantarnya berangkat menuju Embarkasi Surabaya mengaku bangga dengan perjuangan Santuso yang mampu berhaji dari pekerjaannya sebagai tukang becak.

"Senang pak lihat Santuso bisa berhaji. Semoga nanti sepulang dari Tanah Suci menjadi haji Mabrur," harap Toib.

Santuso merupakan satu dari 821 CJH asal Kabupaten Probolinggo yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci beberapa hari lalu.



Tonton juga '81 Jemaah Haji Khusus Mulai Berdatangan di Tanah Suci':

[Gambas:Video 20detik]


(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed