DetikNews
Selasa 17 Juli 2018, 11:37 WIB

Lepas 1.080 Calon Jemaah Haji, Ini Pesan Bupati Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Lepas 1.080 Calon Jemaah Haji, Ini Pesan Bupati Banyuwangi Bupati Anas lepas calon jemaah haji Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Bupati Abdullah Azwar Anas memberangkatkan ribuan calon jemaah haji (CJH) Banyuwangi. Mereka berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo dan selanjutnya diterbangkan menuju Madinah Al Mukaromah.

Gerimis kecil-kecil menambah suasana haru saat pemberangkatan 1.080 CJH, Senin (16/7/2018) malam. Calon tamu Allah itu diberangkatkan di depan kantor Pemkab Banyuwangi pukul 21.00 WIB menggunakan 18 bus. Bus ini merupakan fasilitas yang disediakan Pemkab Banyuwangi untuk memperlancar jalannya ibadah mereka.

"Semoga semua jemaah diberi kesehatan bisa melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air dengan selamat. Kami juga titip doa, di setiap tempat-tempat yang mustajabah tolong doakan Banyuwangi untuk selalu aman, sejahtera dan dijauhkan dari segala bencana," kata Bupati Anas di depan jemaah.

Anas mengaku, beberapa tahun ini Pemkab Banyuwangi selalu memberikan fasilitas istimewa untuk CJH . Selain bus penjemputan, pihaknya juga memberikan fasilitas makan dan sarapan menuju Asrama Haji Sukolilo. "Fasilitas ini untuk warga Banyuwangi," ujarnya.


Yang membuat haru, tatkala adzan dikumandangkan seluruh CJH dan para pengantar tampak meneteskan air mata. Apalagi saat bus berangkat dari garis start, para pengantar melambaikan tangan ke arah jemaah yang berada di dalam bus. Tak ketinggalan, Anas juga merasakan haru.

"Setiap saya menyaksikan keberangkatan tamu Allah hati saya terasa teriris. Haru, sedih dan takjub. Doa kami semoga mereka selamat dan pulang menjadi haji yang mabrur," kata Anas, sambil melepas kacamata dan mengusap air matanya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyuwangi, Slamet menambahkan tahun 2018 jumlah CJH 1.080 orang tergabung dalam tiga kloter. "Kloter 3 dan 4, berangkat Senin malam, sedangkan kloter 5 baru Selasa," jelas Slamet.

Dari 1.080 CJH yang berangkat, tercatat peserta dengan usia tertua, Mastur Bin Baderi (81) asal Dusun Mulyorejo, Desa Ringinrejo, Kecamatan Gambiran. Satu CJH termuda, Anisatul Farida Binti Mansur Manan (21), dari Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo.


Para CJH ini, akan dipandu oleh 14 orang petugas, yang terdiri antara lain Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan petugas medis.

"Para CJH asal Banyuwangi masuk ke gelombang pertama. Sehingga jadwalnya mereka awal tiba, di Madinah. Setiba di madinah mereka akan melaksanakan arbain selama 8 hari dan selanjutnya mereka menuju Mekkah. Mereka juga dijadwalkan kembali ke tanah air 29 Agustus 2018, dari Jeddah menuju Surabaya," pungkasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed