DetikNews
Selasa 10 Juli 2018, 20:52 WIB

Pimpin Upacara Purna Bhakti, Kapolda Jatim Ingin Tambah Personel

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Pimpin Upacara Purna Bhakti, Kapolda Jatim Ingin Tambah Personel Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Setiap tahun, jajaran Polda Jawa Timur melepas 1.000-1.400 polisi yang memasuki masa pensiun. Padahal angka ini tak sebanding dengan jumlah polisi yang lolos seleksi.

Hal ini dituturkan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin usai memimpin upacara Purna Bhakti jajaran Polda Jatim.

"Seluruhnya kalau di Jawa Timur rata-rata itu ada 1.000 lebih atau 1.400, termasuk Bintaranya (yang pensiun). Cuma sayangnya penerimaan yang selalu sedikit. Kita berharap ada keseimbangan antara yang pensiun dan yang masuk," ujar Machfud di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (10/7/2018).


Machfud menambahkan, jika ketimpangan angka ini terus terjadi, jumlah personel kepolisian akan mengalami kekurangan. "Nah kalau terus-terusan seperti ini kan minus. Kita kalau yang pensiun 1.500 yang daftar cuma 700 hingga 800 ya namanya minus dong," ujarnya.

Bahkan menurut Machfud, di sejumlah polres seperti Probolinggo dan Madura terjadi kekurangan personel.

Pimpin Upacara Purna Bhakti, Kapolda Jatim Ingin Tambah PersonelFoto: Hilda Meilisa Rinanda

"Kalau terus kurang, nanti lama-lama kurang kan personel di sini. Wong di Probolinggo aja jumlah personelnya baru 42 persen, Sumenep juga sedikit. Madura ada yang seharusnya ada jadi nggak ada," imbuhnya.

Machfud pun mengajukan solusi, yaitu memperlambat masa pensiun. Misalnya saja pensiun harus selalu di umur 60 tahun atau lebih. "Solusinya ke depan kalau memang belum ada penerimaan tambahan personel, pensiunnya agak diperlambat," saran Machfud.


Dalam upacara Purna Bhakti kali ini, Machfud melepas 66 polisi dengan pangkat mulai dari Kombes Pol hingga Ipda. Seluruh purnawirawan polisi yang memasuki masa Purna Bhakti itu pun dilepas dengan prosesi pedang pora.

"Ini merupakan pola pemberian penghargaan para Wisuda Purna yang mengakhiri masa tugasnya dengan pengabdian yang berturut-turut minimal 35 tahun kalau dari Bintara," terang Machfud.

Tak hanya dilepas dengan prosesi pedang pora saja, para wisuda purna ini juga diarak berkeliling Mapolda Jatim dengan menggunakan becak.

"Itu bentuk apresiasi kita kepada para purnawirawan. Mudah-mudahan menjadi inspirasi buat kita semua supaya pensiun dengan baik dan selamat," pungkasnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed