DetikNews
Senin 04 Juni 2018, 20:34 WIB

Selama Libur Lebaran, PLN Jatim Siapkan 2500 Personel Siap On-Call

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Selama Libur Lebaran, PLN Jatim Siapkan 2500 Personel Siap On-Call Foto: Rachman Haryanto/File
Surabaya - Guna mengamankan pasokan listrik di 17 area di Jawa Timur, PT PLN (Persero) Distribusi Jatim menyiapkan 2.500 personel tambahan. Petugas tambahan ini juga akan disiagakan selama 24 jam sejak H-7 lebaran hingga H+7 lebaran 2018.

General Manager PLN Distribusi Jatim Bob Saril mengatakan dari ribuan petugas tambahan tersebut, sebanyak 500 petugas akan siaga saat ditelepon jika masyarakat mengalami gangguan listrik. Banyaknya petugas yang disiagakan ini guna mempercepat perbaikan saat ada kejadian luar biasa.

"Dari 2.000 petugas siaga itu, 500 di antaranya adalah petugas on call. Itu antisipasi apabila ada kejadian luar biasa," ujar Bob kepada detikcom, Senin (4/6/2018).


Tak hanya itu, PLN Jatim juga menyiapkan 200 peralatan yang akan siaga selama 24 jam. "Lalu kita juga sudah mempersiapkan peralatan sekitar 200 unit, perawatan PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan), yang akan standby selama 24 jam," lanjutnya.

Sementara untuk pasokan daya listrik, Bob mengaku ketersediaan pasokan telah aman. Hal ini karena pasokan listrik saat ini sudahh mencapai 1.700 megawatt. Jumlah ini meningkat sekitar 5 persen dari tahun sebelumnya.

"Kalau daya, kami sangat cukup aman. Sudah cukup memenuhi kebutuhan masyarakat. Kalau misalnya ada kebutuhan apapun di atas itu, kami siap melayani," tambahnya.


Bob menambahkan, pihaknya menyediakan juga posko mudik, yaitu di kantor-kantor pelayanan PLN di sepanjang jalur mudik. "Kita sediakan posko mudik juga di perbatasan kantor-kantor kita, seperti rest area, dan juga tempat sholat," ujar Bob.

Dalam kesempatan yang sama, Bob mengimbau masyarakat yang hendak mudik untuk memperhatikan keamanan instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah. Misalnya mencabut stop kontak yang tidak digunakan.

"Lebih baik peralatan yang tidak dimanfaatkan dimatikan atau dicabut saja. Hanya meninggalkan lampu yang penting, agar rumah tidak terlalu gelap. Kemudian pembayaran listrik juga perlu diperhatikan, agar usai mudik tidak kaget kalau listriknya padam," papar Bob.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed