DetikNews
Selasa 01 Mei 2018, 18:49 WIB

Adu Kreasi Pelajar SMK/SMU Tekan Laka Lantas di Bojonegoro

Ainur Rofiq - detikNews
Adu Kreasi Pelajar SMK/SMU Tekan Laka Lantas di Bojonegoro Kapolres Bojonegoro pantau lomba modifikasi pelajar/Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - 8 Inovasi atau kreasi menekan angka laka lantas dan fatalitas korban kecelakaan karya siswa SMU/SMK di Bojonegoro, dilombakan. Acara digelar di aula Polres Bojonegoro.

Dan karya inovasi terbaik akan digunakan Satlantas Polres Bojonegoro dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk diterapkan di wilayah Bumi Minyak.

"Jadi ini ajang bergengsi yang sengaja kita lakukan agar anak-anak bisa menggunakan tehnologi untuk kebaikan. Dan nanti inovasi yang bagus akan kita implementasikan agar bisa digunakan untuk menekan angka laka lantas," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli di kantornya, Selasa (1/5/2018).

Dari peserta yang mengikuti lomba, hasil karyanya cukup membanggakan. Mereka mampun memberi inovasi atau gagasan yang ditampilkan dan dipaparkan di hadapan juri. Baik juri dari Dishub, Dinas PU dan Polantas.

Sementara kreasi para peserta yang ikut dilobakan antara lain tentang modifikasi mobil yang otomatis mesin mati bila mengisi bensin, modifikasi sepeda angin menambah kelengkapan lampu dan sein, modifikasi alarm helm bila tidak di klik dan alarm akan nyala.

Selain itu ada modifikasi indikator kampas rem, modifikasi alarm di sekitar traffic light, modifikasi portable otomatis untuk mengurangi kecepatan pengendara.

Rizky (17), salah satu peserta SMK multimedia mengaku sangat senang bisa ikut lomba kreasi berbasis tehnologi ini. Sebab, dirinya bisa tertantang dan belajar.

"Ilmu dan modifikasi ini mengaplikasikan ilmu yang didapat dari sekolah," tutur Rizky.

Sementara Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto menuturkan terobosan inovasi dari kreasi pelajar ini sangat layak digunakan wilayah hukum Bojonegoro.

"Kayaknya kreasi portable otomatis lebih aplikatif di jalan raya untuk mengurangi kecepatan pengendara di jalan, bisa dipasang di blackspot sehingga angka laka menurun. Sedangkan wps system atau wajib pakai sabuk ini sangat kreatif karena kendaraan tidak akan bisa hidup sebelum seat belt terpasang. Tapi kreasi wajib pakai helm ini lebih menurunkan angka fatalitas dibanding menekan kecelakaan," jelas kasatlantas.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed