Mujiono Bicara Permintaan Ali sebelum Deal Harga Rumah Rp 15,1 M

Adhar Muttaqin - detikNews
Sabtu, 24 Mar 2018 14:31 WIB
Mujiono di rumah yang dijual Rp 17 miliar dan laku Rp 15,1 miliar tapi dibayar pakai uang mainan Rp 4,5 miliar. (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)
Tulungagung - Mujiono, warga Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, mengungkap banyak permintaan Ali sebelum deal harga rumah Rp 15,1 miliar. Permintaan itu terkesan sangat serius. Nyatanya yang dibayarkan hanya uang mainan Rp 4,5 miliar.

"Namanya Pak Ali itu minta gudang dipasang galvalum. Kolam (ikan) dibenahi. Terus tempat itu dibuatkan parkir, minimal untuk 5 mobil," ungkap Mujiono sambil menunjuk lahan kosong, Sabtu (24/3/2018).

Transaksi awal dilakukan pada Jumat (16/3). Mujiono diberi kardus yang diklaim isinya uang Rp 4,5 miliar. Kardus tak boleh dibuka sebelum disetorkan ke bank.


Nah, pada Senin (19/3), Mujiono datang ke bank. Seharusnya Ali datang tapi tak kelihatan batang hidungnya. Setelah disetorkan, baru diketahui kardus berisi uang mainan pecahan rupiah dan dolar AS.

Rumah yang dijual berada di Desa Sumberejo, Kecamata Ngunut. Rumah bergaya modern ini berdiri di atas lahan seluas 4.629 meter persegi. Selain bangunan, juga ada lahan kosong, 2 gudang besar, dan 14 kolam ikan.


Awalnya Mujiono santai terkait apa yang dia alami. Namun belakangan pengusaha cucian mobil, penjualan pakan ikan, dan air minum kemasan itu geram.

"Jelas Mas, tertipu. Saya niatnya jual rumah untuk membayar utang tapi ternyata harapan tinggal harapan," tegasnya.

Ali belum diketahui keberadaannya hingga saat ini. Juga belum bisa dikonfirmasi terkait kelanjutan transaksi jual beli rumah dan uang mainan yang dibayarkannya. Polres Tulungagung berencana memanggil pria asal Blitar tersebut.

(trw/trw)