DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 11:28 WIB

2,5 Bulan Ada 27 Perkawinan Anak di Blitar, Ini Penyebabnya

Erliana Riady - detikNews
2,5 Bulan Ada 27 Perkawinan Anak di Blitar, Ini Penyebabnya Kemenag Blitar/Foto: Erliana Riady
Blitar - Married By Accident (MBA) atau kehamilan di luar nikah, menjadi alasan utama tingginya perkawinan anak di Blitar. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar mencatat, sejak awal tahun 2018 telah terjadi 27 perkawinan anak.

Selain dampak negatif kemajuan teknologi, tingginya angka perkawinan anak dinilai sebagai sebab akibat. Sebab dari orang tuanya yang juga mengalami perkawinan anak dan tingkat pendidikan rendah. Dua sebab ini menjadi faktor turunan, menjadi tingginya angka perkawinan anak yang terjadi sekarang.

Humas Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, Jamil Mashadi mengatakan selama Januari sampai Februari 2018, ada 27 anak di Kabupaten Blitar yang menjalani pernikahan dini.

"27 Pasangan yang menjalani pernikahan karena terpaksa kehamilan tidak diinginkan atau hamil di luar nikah. Sehingga mereka harus menikah dini," kata Jamil saat ditemui di kantornya, Jalan A Yani Kota Blitar, Rabu (14/3/2018).

Menurut Jamil, kasus perkawinan anak ini terus terjadi, karena kejadian menular ke generasi selanjutnya.

"Pola asuh orang tua yang putus sekolah dan kedewasaannya masih prematur membuat anak yang diasuhnya akan menjalani kejadian serupa," paparnya.

Dengan adanya perkawinan dini ini, lanjut dia, tentu akan berdampak buruk. Selain pada psikis juga kesehatan dari anak tersebut.

Jamil menambahkan, untuk menekan kasus ini pihaknya terus melakukan penyuluhan di setiap sekolah yang menjadi naungan Kemenag Kabupaten Blitar. Penyuluhan itu melibatkan beberapa pihak lain, seperti psikolog dan kepolisian.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed