DetikNews
Jumat 09 Februari 2018, 10:59 WIB

Tanah Retak dan Ambles Bahayakan 33 Rumah Warga di Jember

Yakub Mulyono - detikNews
Tanah Retak dan Ambles Bahayakan 33 Rumah Warga di Jember Foto: Yakub Mulyono
Jember - Retakan dan tanah ambles diduga akibat pergerakan tanah ditemukan di perkebunan sengon milik warga di Jember. Kondisi tersebut membahayakan sekitar 33 rumah yang berada tak jauh dari lokasi.

"Retakan dan amblesan tanah itu terjadi sekitar 5 hari lalu. Dari pemantauan yang kita lakukan, ada 2 retakan dan 1 amblesan tanah. Untuk amblesnya tanah sekitar 80 cm, retakannya lebar 100 cm, kedalamannya 280 cm, panjangnya 600 meter, dan itu terjadi di lahan teras siring milik warga yang ditanami pohon sengon," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Jember, Widi Prasetyo, Jumat (9/2/2018).

Retak dan amblesnya tanah itu, lanjut Widi, akibat guyuran hujan yang terjadi terus menerus hampir setiap hari. Retakan tanah itu juga menyebabkan rawan longsor. Apalagi retakan berada di tanah yang posisinya miring.

"Sedikitnya ada 33 rumah yang terancam jika terjadi longsor. Sebagian besar rumah itu berada di bawah retakan," kata Widi.

Dengan adanya retakan dan amblesan tanah itu, warga sekitar yang terancam terkena imbas jika terjadi musibah tanah longsor, diminta selalu waspada. Karena sepanjang bulan Februari ini intensitas hujan diprediksi masih tinggi.

"Jika terjadi hujan selama satu jam lebih, warga kita minta untuk menjauh dari titik rawan bencana dan mencari lokasi aman. Sebagai langkah komunikasi kesepakatan warga terkait lokasi aman, diadakan rapat untuk menentukan lokasi aman tersebut," terang Widi.

Sementara Camat Arjasa, Bobby A Shandy mengatakan, pihaknya terus memantu kondisi retakan dan amblesan tanah tersebut. Apalagi sejak Januari lalu, sudah ada 4 desa yang terkena bencana longsor.

"Di sepanjang Desa Kemuninglor menuju Rembangan itu ada kemarin. Kemudian di Desa Darsono ada dua titik, yakni Dusun Gading dan Dusun Padasan. Kemudian di Desa Kamal Dusun Gumitir tepatnya wilayah Gunung Tubeh dan terakhir di Desa Arjasa, Dusun Calok," sebutnya.


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed