DetikNews
Selasa 12 Desember 2017, 15:03 WIB

Alat Perekam e-KTP di Seluruh Kabupaten Bondowoso Tak Berfungsi

Chuk S. Widarsha - detikNews
Alat Perekam e-KTP di Seluruh Kabupaten Bondowoso Tak Berfungsi Foto: Chuk S. Widarsha
Bondowoso - Alat perekam e-KTP hampir di seluruh kantor kecamatan di Kabupaten Bondowoso, rusak dan tak berfungsi. Akibatnya, masyarakat harus datang langsung ke kantor Dispendukcapil jika mengurus e-KTP.

"Dari 23 kecamatan, cuma ada 3 yang masih berfungsi. Jadi, ada 20 kecamatan yang rusak," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bondowoso, Agung Trihandono saat dihubungi, Selasa (12/12/2017).

Sementara alat perekam e-KTP yang ada di kantor Dispendukcapil, lanjut Agung, hanya ada 4 unit. Dua unit untuk perekaman di kantor Dispendukcapil, dua digunakan perekaman keliling.

"Alat itu sudah tak berfungsi sejak sekitar 2012. Saat ini yang masih berfungsi cuma di 3 kecamatan itu. Yakni Kecamatan Kota, Jambesari dan Tamanan," tandasnya.

Alat perekam e-KTP di Bondowoso rusak/Alat perekam e-KTP di Bondowoso rusak/ Foto: Chuk S. Widarsha


Sementara itu Camat Tegalampel, Sidik Waluyo, mengaku pihaknya terpaksa mengarahkan masyarakat yang mau mengurus e-KTP agar datang langsung ke kantor Dispendukcapil. Termasuk warga dari desa yang terpencil.

"Sebenarnya ya kasihan juga. Tapi mau gimana lagi, wong alatnya memang sudah tak berfungsi lagi," ujar Sidik Waluyo.

Sementara data yang didapat detikcom, rusaknya puluhan alat perekaman e-KTP yang ada di 20 kecamatan lantaran dinilai sudah terlalu lama. Itupun tidak pernah ada penyegaran aplikasi.

Saat ini, semua masyarakat yang berasal dari semua kecamatan di Kabupaten Bondowoso yang akan mengurus KTP, harus datang langsung ke kantor Dispendukcapil. Kalaupun ada mobil pelayanan keliling, waktunya tak bisa dipastikan.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed