DetikNews
Kamis 23 November 2017, 15:43 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Gedung Pelayanan Publik Polrestabes Surabaya

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Kapolda Jatim Resmikan Gedung Pelayanan Publik Polrestabes Surabaya Kapolda Jatim meresmikan Gedung Bhara Daksa (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Surabaya - Ada yang baru di Polrestabes Surabaya. Yang baru tersebut diresmikan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin.

Ada tiga yang baru di Polrestabes Surabaya. Ketiganya berhubungan dengan pelayanan publik. Yang baru tersebut adalah e-gate, gedung SPKT dan SKCK, serta Gedung Bhara Daksa.

"Sungguh luar biasa Polrestabes Surabaya yang sekarang berbenah. Sekarang berbeda dengan yang sebelumnya" ujar Machfud kepada wartawan seusai melakukan peresmian, Kamis(23/11/20170.

Sekarang ini kendaraan yang masuk ke Polrestabes Surabaya harus melewati e-gate. Dengan e-gate ini, semua mobil yang masuk tercatat dan terekam.

Gedung SPKT dan SKCK yang baru sekarang ada di sisi kanan gedung utama. Di situ, warga bisa mendapatkan pelayanan maksimal dengan fasilitas maksimal juga.

Ruangan ber-AC, ruang menyusui, ruang anak, ruang konseling, kopi gratis, antrean elektronik adalah sejumlah fasilitas yang disediakan.

Gedung Bhara DaksaGedung Bhara Daksa (Foto: Imam Wahyudiyanta)
"Tempatnya nyaman. Nyaman itu menjadi perintah pimpinan. Ada room konseling, ruang menyusui juga ada untuk ibu-ibu. Namun tempatnya kurang luas, mudah-mudahan nanti dikembangkan," kata Machfud.

Sementara itu, gedung Bhara Daksa merupakan gedung yang memiliki areal luas. Gedung ini bisa digunakan sebagai gedung pertemuan, untuk sertijab, dan kegiatan lain. Warga juga bisa menggunakannya misalnya untuk gedung pernikahan.

Sebelumnya, gedung ini bernama Bhara Wira. Pada saat kapolrestabes Surabaya dijabat Kombespol Yan Fitri Halimansyah, gedung ini mendapat sedikit renovasi dan berubah nama menjadi Graha Polisi Istimewa.

Namun saat Kombespol Mohammad Iqbal memimpin, gedung ini dirobohkan dan dibangun ulang. Namanya lantas berganti menjadi Bhara Daksa. Bhara Daksa sendiri mempunyai arti Bhayangkara yang tangguh.

"Gedung ini dulunya memang sudah tidak layak. Saya tahu itu karena saya pernah bertugas di Polwiltabes Surabaya pada 1995. Pada tahun itu saja gedung ini sudah terasa tua," kata Machfud.

Machfud menambahkan, apa yang sudah dilakukan Polrestabes Surabaya juga bisa dilakukan kapolres lain di jajarannya. Kapolres lain harus terus berinovasi.

"Saya menilai fasilitas ini baik, demi kepentingan publik," tandas Machfud.
(iwd/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed