DetikNews
Rabu 22 November 2017, 14:59 WIB

Pariwisata di Banyuwangi Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi

Putri Akmal - detikNews
Pariwisata di Banyuwangi Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Kabupaten Banyuwangi mulai tumbuh menjelma menjadi surga pariwisata baru di Indonesia dan dunia. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 2018 salah satu penopang terbesarnya diproyeksikan berasal dari sektor pariwisata. Sektor pariwisata Banyuwangi diprediksi mampu tumbuh hingga 8,41 persen.

Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko menjabarkan pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata tersebut didukung sektor penyediaan akomodasi, perdagangan, informasi dan komunikasi, jasa kesehatan dan berbagai sektor lainnya.

"Kekayaan alam dan penyelenggaraan Banyuwangi Festival menjadi sarana efektif dalam mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Banyuwangi. Ini memberikan direct impact ekonomi pariwisata bagi masyarakat setempat serta mempunyai media value yang tinggi," kata Yusuf saat ditemui detikcom di Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Rabu (22/11/2017).

Tak hanya sektor pariwisata, Yusuf juga menjabarkan beberapa sektor yang mampu memberi kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Seperti sektor pertanian dan perikanan yang ditargetkan mencapai Rp 27,76 triliun, disusul sektor perdagangan besar dan eceran sebesar Rp 11,15 triliun, dan sektor industri pengolahan sebesar Rp 8,23 triliun.

Dengan kekuatan sektor-sektor itu, sambung Yusuf, PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2018 diprediksi mencapai Rp 71,16 triliun, dengan laju inflasi dalam kisaran 3-4 persen. Dan target pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 2018 mampu bertumbuh dalam kisaran 5,65 persen.

Dengan komposisi itu, proyeksi Pendapatan daerah anggaran 2018 direncanakan Rp 2,971 triliun. Dengan rincian PAD diproyeksikan sebesar Rp 527,381 miliar, dana perimbangan Rp 1,918 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 525,378 miliar. Sedangkan komposisi belanja daerah sebesar Rp 3,164 triliun.

"Kita akan terus berupaya meningkatkan, menggali, dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan asli daerah, agar kapasitas fiskal daerah semakin kuat untuk mencapai sasaran pembangunan," papar Yusuf.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed