DetikNews
Rabu 15 November 2017, 14:39 WIB

Pemkot Surabaya Diminta Tak Ragu Tertibkan Reklame Bodong

Budi Sugiharto - detikNews
Pemkot Surabaya Diminta Tak Ragu Tertibkan Reklame Bodong Foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Wali Kota Tri Rismaharini diminta berani tegas menghadapi reklame tak berizin atau bodong di Kota Surabaya.

"Tiim Reklame juga tidak perlu ragu, saya yakin pemkot di bawah kendali Bu Risma berani tegas menghadapi pelanggaran di kota ini," kata Ketua Komisi A DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto saat dihubungi detikcom, Rabu (15/11/2017).

Keraguan menindak reklame bodong itu terasa dialami Ketua Tim Reklame yang juga Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya Eri Cahyadi.

Menghadapi dua reklame di jembatan viaduk Kertajaya yang tidak mengantongi izin, Eri tidak bisa membongkarnya karena khawatir dituding melakukan pelanggaran oleh pemiliknya.

"Kalau kita kan susah karena itu nggak ada izinnya. Kalau kita membongkarnya nanti pelanggaran. Jika pelanggaran izin, saya bisa mengeluarkan bantuan penertiban, kalau ini kan sama sekali tidak ada izinnya," kilahnya saat dikonfirmasi terpisah.

Sebaliknya, Eri menyerahkan pembongkaran papan reklame yang sudah ditutup kain putih itu kepada pemilik atau biro jasa reklame tersebut.

"Pemiliknya harus membongkar," katanya.

Fenomena reklame tak berizin yang berdiri di Surabaya ini menjadi perhatian dia untuk melakukan penyusunan regulasi yang bisa menjeratnya.

"Nanti akan ada perwali yang kita bisa membongkar reklame yang sama sekali tidak ada izinnya, sudah kita siapkan," ungkapnya.

Fakta sekarang ini papan reklame meski sudah ditutup kain tetapi dibiarkan menutup jembatan viaduk yang merupakan aset PT Kereta Api Indonesia (KAI). Sudah sekian lama dibiarkan pemiliknya.
(ugik/ugik)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed