Temukan Kejadian di Wilayah Tanjung Perak, Lapor Lewat I-Pol Saja

Michelle Alda Gunawan - detikNews
Selasa, 07 Nov 2017 13:49 WIB
I-Pol online dilaunching (Foto: Michelle Alda Gunawan)
Surabaya - Bila menemukan kejadian atau sesuatu yang aneh di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, lapor saja melalui I-Pol online. Dengan aplikasi ini masyarakat tidak perlu datang ke kantor polisi.

Cukup dengan aplikasi tersebut masyarakat dapat melaporkan kejadian yang dilihat atau dialami kepada polisi.

"Ini tujuannya adalah untuk memudahkan masyarakat untuk melaporkan kejadian kepada kami. Selama ini masyarakat harus ke kantor polisi apabila melaporkan kejadian. Dengan I-Pol online ini masyarakat tinggal buka HP dan lapor," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ronny Suseno kepada wartawan, Selasa (7/11/2017).

Aplikasi yang dibuat oleh AKBP Erwan Soepai untuk tugas akhirnya di lembaga pendidikan tinggi (Lemdikti) tingkat 2 ini dapat di download secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.

"Aplikasi ini bisa didownload gratis, tanpa biaya apapun sehingga masyarakat bisa langsung mengakses," ujar Ronny.

Ketika masyarakat ingin melapor, mereka dapat membuka aplikasi dan mengisi apa yang ingin dilaporkan ke dalam aplikasi tersebut. Kemudian, polisi yang berada di dekat lokasi yang dilaporkan, dapat langsung pergi ke lokasi sekaligus mengecek apakah yang dilaporkan adalah kejadian yang benar-benar terjadi atau tidak.

Aplikasi ini bisa diunduh gratisAplikasi ini bisa diunduh gratis (Foto: Michelle Alda Gunawan)
"Cara kerjanya nanti masyarakat dapat melapor kejadian seperti kecelakaan, pembunuhan, dan lain-lain melalui aplikasi. Kemudian polisi yang bertugas di dekat lokasi kejadian harus turun ke lapanagan, mengecek apakah kejadian tersebut benar terjadi atau tidak," papar Ronny.

Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur GPS, sehingga memudahkan command center untuk memantau keberadaan anggota kepolisian yang bertugas. Dengan adanya fitur ini diharapkan polisi dapat tiba di lokasi kejadian dalam waktu 5 menit.

"Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur GPS sehingga nantinya command center bisa memantau siapakah yang berada di dekat lokasi kejadian. Dengan aplikasi ini, polisi yang bertugas dapat tiba ke lokasi kejadian dalam waktu 5 menit," ujar Ronny.

Untuk sementara aplikasi ini hanya bisa digunakan untuk wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Namun, Ronny mengatakan apabila ada kejadian yang dilaporkan berada di luar wilayah hukumnya, ia tetap melayani laporan tersebut.

"Untuk sementara aplikasi ini hanya dapat digunakan untuk wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Namun apabila ada kejadian yang dilaporkan berada di luar wilayah hukum kami, tetap kami layani," tandas Ronny.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Surabaya Antiek Sugiharti mendukung peluncuran aplikasi I-Pol online. Antiek mengatakan, adanya I-Pol online dapat meningkatkan pelayanan publik, khususnya di bidang kepolisian. Aplikasi ini sekaligus melengkapi Surabaya sebagai smart city.

"Mudah-mudahan launching hari ini bisa meningkatkan pelayanan kita, khususnya di bidang kepolisian untuk melayani masyarakat lebih baik dan lebih dekat. Ini dapat melengkapi Surabaya sebagai smart city," harap Antiek. (iwd/iwd)