DetikNews
Kamis 14 September 2017, 16:23 WIB

Kebakaran Padang Ilalang Bromo Tak Bahayakan Kawasan Konservasi

Muhajir Arifin - detikNews
Kebakaran Padang Ilalang Bromo Tak Bahayakan Kawasan Konservasi Foto: Istimewa
Pasuruan - Kebakaran padang rumput (savana) Gunung Bromo dipastikan tak membahayakan kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kebakaran tersebut hanya menghabiskan padang rumput dan semak belukar.

"Kebakaran padang rumput tak membahayakan kawasan hutan konservasi. Yang terbakar hanya rerumputan dan semak belukar yang dengan cepat akan tumbuh lagi, bukan kawasan hutan konservasi yang memiliki kekayaan hayati baik flora maupun fauna," kata Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I TNBTS, Fariana Prabandari, Kamis (14/9/2017).

Menurut dia, jika hutan yang ditumbuhi pohon yang terbakar, maka bisa diibaratkan kiamat kecil. Di padang rumput yang terbakar, mungkin ada satwa burung yang mati. Namun tak ada mamalia meninggali kawasan tersebut.

"Harus dibedakan. Kalau padang rumput yang terbakar dampaknya tak besar itu menjadi sarana untuk munculnya rumput baru dan itu bagian dari manajemen habitat. Namun jika hutan yang berisi pohon yang kekayaan hayatinya sangat tinggi, kiamat kecil namanya. Banyak anggrek dan flora lainnya serta aneka satwa," terangnya.

Menurut Fariana, di kawasan taman nasional yang lain bahkan padang rumput sengaja dibakar agar tumbuh lagi rumput yang lebih hijau dan indah. Savana TNBTS sendiri, sebutnya, sudah dua tahun tak mengalami kebakaran.

"Tapi kebakaran di TNBTS bukan disengaja lho. Itu diduga karena bekas perapian," jelasnya.

Kebakaran yang menghanguskan 76 hektar padang rumput ini uga tak mengganggu proses perbaikan saran dan prasarana di Bukit Penanjakan, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, yang tengah dilakukan. Proses rehabilitasi lokasi terbaik menyaksikan sunrise Bromo tersebut terus dilakukan.

Seperti diketahui kebakaran padang rumput terjadi sejak Senin lalu sudah dipastikan padam sejak hari Rabu. Kebakaran ini terjadi di sejumlah titik di kawasan kaldera Bromo termasuk di wilayah Pakis Bincil, Dingklik hingga Bukit Cinta yang lokasinya tak jauh dari Bukit Penanjakan.

"Tidak terganggu dengan kebakaran, proses perbaikan terus dilakukan. Materila sudah ada. Perbaikan dilakukan pada semua sarana dan prasarana terutama akan dibangun balkon dari beton agar wisatawan semakin nyaman," kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I TNBTS, Sarmin.

Perbaikan sarana prasarana di kawasan bukit penanjakan merupakan bagian dari pengembangan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang merupakan salah satu destinasi wisata prioritas nasional. Selain TNBTS, juga ada Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Mandalika, Wakatobi, Pulau Morotai dan Labuan Bajo.
(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed