DetikNews
Kamis 14 September 2017, 15:19 WIB

Permintaan Uji Laborat Narkoba Tinggi Tak Diimbangi Jumlah Tenaga Ahli

Rois Jajeli - detikNews
Permintaan Uji Laborat Narkoba Tinggi Tak Diimbangi Jumlah Tenaga Ahli Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Silaturrahmi aparatur Criminal Justice System (CJS) di Jawa Timur berlangsung gayeng. Uneg-uneg penyidik, jaksa, hakim, pun disampaikan dalam forum yang dihadiri kapolda, Kakanwil Kemenkumham, ketua pengadilan tinggi hingga Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim.

Salah satu usulan yang dibahas di forum tersebut di antaranya lambatnya penanganan perkara narkoba, karena lamanya hasil uji labfor barang bukti narkoba.

"Labfor memang tenaganya sangat terbatas. Permintaan mayoritas persoalan hukum yang ada (di Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya) itu narkoba. Nah, labfor kita adalah cabang labfor pusat Mabes Polri yang membawahi Jawa Timur dan seluruh Kalimantan," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di sela Silaturrahmi Aparatur Criminal Justice System (CJS) Provinsi Jawa Timur di Hotel Wyndham Surabaya, Kamis (14/9/2017).

Permintaan uji lab barang bukti narkoba memang cukup tinggi yang ditangani Puslabfor Mabes Polri Cabang, karena yang ditangani adalah seluruh jajaran kepolisian di wilayah Polda Jatim. Juga kepolisian di jajaran polda-polda yang ada di Pulau Kalimantan.

Namun, yang tertinggi penanganan uji lab narkoba adalah di wilayah Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya. Waktu menunggu hasil uji lab di wilayah Surabaya mencapai sekitar sebulan.

"Permintaan terhadap uji lab narkoba itu sangat banyak, sehingga dia kerja keras untuk bisa memenuhinya. Dan, Kita harapkan, Surabaya menjadi prioritas. Mungkin dari sebulan waktunya, bisa dipangkas lagi menjadi seminggu atau dua minggu," tuturnya.

Dengan adanya diskusi silaturrahmi tersebut, diharapkan ada terobosan pelayanan penegakkan hukum.

"Mungkin nanti bisa disiasati oleh penyidik dan koordinasi bahwa barang bukti tersebut diyakini sebagai narkoba. Kalau memang barang bukti itu bukan narkoba, maka 'yang terkena imbasnya' kembali ke kita (polisi)," tandasnya.
(roi/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed